Warga Diimbau Bijak Belanja Iduladha
- 25 Mei 2026 23:03 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Menjelang Hari Raya Iduladha, kenaikan harga bahan pokok kembali menjadi perhatian masyarakat. Pemerintah diminta menjaga stabilitas harga agar inflasi tidak meningkat signifikan saat momentum hari besar keagamaan.
Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Palangka Raya, Itsla Yunisva Aviva, mengatakan kenaikan harga menjelang Iduladha merupakan fenomena yang lazim terjadi. Menurutnya, kondisi tersebut dipicu meningkatnya permintaan masyarakat terhadap berbagai kebutuhan pokok.
Ia menilai kenaikan harga biasanya hanya bersifat sementara dan tidak berlangsung dalam jangka panjang. Karena itu, masyarakat diminta tetap tenang dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan.
Selain itu, Itsla mengingatkan pentingnya menjaga pola konsumsi rumah tangga secara bijak. Masyarakat diimbau membeli kebutuhan sesuai kemampuan dan tidak terpancing euforia perayaan.
Menurut dia, langkah tersebut penting agar kondisi keuangan keluarga tetap stabil setelah hari raya usai. Ia berharap masyarakat dapat merayakan Iduladha dengan penuh makna tanpa menambah beban ekonomi rumah tangga.
“Jangan sampai hari raya selesai, utang justru bertambah,” ujarnya, Senin, 25 Mei 2026.
Itsla juga menyarankan pemerintah terus menghadirkan pasar murah dan melakukan pengawasan distribusi bahan pokok. Langkah itu dinilai dapat membantu masyarakat memperoleh harga yang lebih terjangkau.
Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perindustrian Kota Palangka Raya, Samsul Rizal, mengatakan pihaknya rutin melakukan pemantauan harga di sejumlah pasar. Pemantauan dilakukan sebagai acuan kondisi harga kebutuhan pokok masyarakat.
“Kami selain menjadi tim satgas pangan yang berkolaborasi dengan dinas maupun instansi terkait, juga melakukan monitoring lapangan dalam rangka pengawasan harga dan ketersediaan bahan pokok di tingkat pasaran,” katanya.
Ia menegaskan pengawasan dilakukan agar harga bahan pokok tidak mengalami kenaikan di atas harga eceran tertinggi (HET), terutama saat hari besar keagamaan berlangsung. Menurutnya, kenaikan harga umumnya terjadi karena meningkatnya permintaan terhadap berbagai komoditas kebutuhan pokok yang berdampak pada daya beli masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....