OJK Kalteng Luncurkan Program EPIKS Perkuat Literasi Keuangan Syariah Pelajar

  • 25 Mei 2026 05:06 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya – Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Kalimantan Tengah menggelar Kick Off Bulan Literasi Keuangan Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan peluncuran Program Ekosistem Pusat Inklusif Keuangan Syariah (EPIKS) di Aula Hasanka Boarding School, Palangka Raya. Kegiatan tersebut diikuti sekitar 400 peserta yang terdiri dari pelajar SD, SMP, SMA, serta guru dan pegawai sekolah.

Selain edukasi keuangan syariah, acara juga dirangkai dengan penyerahan simbolis kartu digital pelajar untuk mendukung layanan transaksi keuangan di lingkungan sekolah. Turut hadir Ketua Yayasan Hasanka Palangka Raya M. Yamin Mukhtar, jajaran Bank Syariah Indonesia, perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah, serta Kepala OJK Provinsi Kalimantan Tengah.

Berdasarkan data literasi dan inklusi keuangan tahun 2025, indeks literasi keuangan nasional tercatat sebesar 66,46 persen, sedangkan indeks inklusi keuangan mencapai 80,51 persen. Namun, literasi keuangan syariah masih berada pada angka 43,42 persen dan inklusi keuangan syariah sebesar 13,41 persen.

Ketua Yayasan Hasanka Palangka Raya, M. Yamin Mukhtar, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi OJK bersama lembaga jasa keuangan syariah dalam membangun ekosistem pendidikan yang mendukung tata kelola keuangan yang baik. Menurutnya, Program EPIKS menjadi langkah penting dalam memperkenalkan pengelolaan keuangan sejak dini melalui prinsip 3K, yakni keamanan, kenyamanan, dan keuntungan.

“Kami berharap sinergi antara Hasanka, OJK, dan lembaga jasa keuangan syariah dapat terus diperkuat, sehingga program ini tidak hanya memberikan kemudahan akses literasi dan inklusi keuangan syariah, tetapi juga menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, bermanfaat, serta mendukung tata kelola pendidikan yang semakin baik dan berkelanjutan,” ujarnya, Kamis, 21 Mei 2026.

Sementara itu, Pemimpin Cabang Bank Syariah Indonesia KCP Palangka Raya 1, Muhamad Denny Ramadhan, mengatakan pihaknya berkomitmen mendukung perluasan literasi dan inklusi keuangan syariah melalui penguatan layanan keuangan di lingkungan pendidikan. “Program EPIKS di Hasanka Boarding School menjadi langkah strategis dalam memperkenalkan layanan keuangan syariah secara lebih masif kepada pelajar, guru, dan orang tua,” katanya.

Kepala OJK Provinsi Kalimantan Tengah, Primandanu Febriyan Aziz, menegaskan kartu digital pelajar bukan sekadar alat pembayaran, tetapi juga sarana edukasi pengelolaan keuangan modern bagi siswa. “Melalui kartu digital pelajar, siswa-siswi dapat belajar mengenal pengelolaan keuangan secara modern dengan tetap menjunjung prinsip kehati-hatian, kedisiplinan, dan tanggung jawab,” ujarnya.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi edukatif interaktif mengenai pengelolaan keuangan syariah, sistem pembayaran digital dan QRIS, hingga pengenalan produk jasa keuangan syariah yang disampaikan sejumlah narasumber kompeten, termasuk Analis Grup Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah OJK, Asadulloh Sefnado.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....