Dorong Literasi Ekonomi, BI Kalteng Perkuat Sinergi dengan Perguruan Tinggi

  • 25 Apr 2026 15:26 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya – Bank Indonesia (BI) terus memperkuat sinergi dengan perguruan tinggi di Kalimantan Tengah melalui program pendidikan kebanksentralan sebagai langkah strategis meningkatkan literasi ekonomi dan kualitas sumber daya manusia di daerah.

Program ini melibatkan empat perguruan tinggi, yakni Universitas Palangka Raya, UIN Palangka Raya, Universitas Muhammadiyah Palangka Raya, dan Universitas Antakusuma. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperluas jangkauan edukasi kebanksentralan di kalangan mahasiswa.

Kepala Perwakilan BI Kalimantan Tengah, Yuliansah Andrias, mengatakan program ini bertujuan meningkatkan pemahaman generasi muda terhadap peran bank sentral dalam menghadapi dinamika ekonomi global.

“Ini upaya kami meningkatkan literasi sekaligus menyiapkan SDM unggul di daerah,” ujarnya, Kamis, 23 April 2026.

Ia menjelaskan, program pendidikan kebanksentralan tersebut mencakup tiga pilar utama, yakni pembelajaran, penelitian, dan pemberdayaan.

Pada aspek pembelajaran, BI akan menggelar kuliah umum serta pelatihan terkait kebanksentralan guna menambah wawasan mahasiswa mengenai peran bank sentral dalam menjaga stabilitas ekonomi.

Sementara itu, di bidang penelitian, BI memberikan dukungan terhadap riset yang berkaitan dengan kebijakan moneter, sistem pembayaran, dan stabilitas keuangan. Dukungan ini diharapkan mampu melahirkan kajian akademik yang relevan dan aplikatif bagi pembangunan daerah.

Adapun pada pilar pemberdayaan, program diwujudkan melalui bantuan pendidikan serta pengelolaan komunitas Generasi Baru Indonesia (GenBI) sebagai wadah pengembangan kapasitas mahasiswa.

Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan antara BI Kalteng dan keempat perguruan tinggi di Aula Betang Hapakat, Kantor Perwakilan BI Kalteng.

Melalui kolaborasi tersebut, diharapkan dapat lahir generasi muda yang kompeten, adaptif, serta mampu berkontribusi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....