Masyarakat Sebut Harga Ikan Gabus Naik Dampak BBM

  • 22 Apr 2026 00:06 WIB
  •  Palangkaraya

‎RRI.CO.ID, Palangka Raya - Masyarakat mengkhawatirkan kenaikan harga BBM, berpengaruh dengan harga kebutuhan pokok di pasaran. Salah satu warga Palangka Raya Sucipto, menyebut kenaikan harga sudah mulai terasa ketika dirinya berbelanja di pasar tradisional, khususnya harga ikan sungai seperti Ikan Gabus.

‎"Dampak daripada kenaikan ini tentu kami akan merasakan semua, barang-barang sudah mulai naik, ‎terutama juga ikan yang kemarin ikan sempat dikosongkan juga Ikan Gabus. Padahal Gabus ini kan adalah makanan favorit lauk di Kalimantan, sekarang sudah melonjak naik," ujarnya, Senin 20 April 2026.

‎Seperti diketahui, PT Pertamina Patra Niaga menaikkan harga tiga jenis BBM nonsubsidi, yakni Pertamax Turbo, Dexlite dan Pertamina Dex. Kenaikan harga BBM nonsubsidi selaras dengan Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM Nomor 245.K/MG.01/MEM.M/2022.

‎Harga Pertamax Turbo naik dari Rp13.100 per liter menjadi Rp19.400 per liter, Dexlite dari Rp14.200 per liter menjadi Rp23.600 per liter, dan Pertamina Dex dari Rp14.500 per liter menjadi Rp23.900 per liter.

‎Sedangkan harga BBM Pertamax (RON 92) masih dipertahankan di Rp12.300 per liter dan Pertamax Green Rp12.900 per liter. Kemudian, harga BBM subsidi jenis Pertalite tetap Rp10 ribu per liter dan Biosolar Rp6.800 per liter.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....