MES Kalteng Kolaborasi Gelar Pelatihan Pengelolaan Keuangan Masjid

  • 02 Mar 2026 23:50 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya – Sejumlah inovasi terus dilakukan Masyarakat Ekonomi Syariah Provinsi Kalimantan Tengah. Terbaru, organisasi tersebut menggelar Pelatihan Pengelolaan Keuangan Masjid di Aula Asmaul Husna, Gedung Bundar UIN Palangka Raya, Senin, 2 Maret 2026.

Kegiatan ini terlaksana melalui kolaborasi bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia melalui Kantor Perwakilan Wilayah BI, Bank Syariah Indonesia (BSI), serta UIN Palangka Raya. Ketua MES Provinsi Kalimantan Tengah, Norhani, mengatakan pelatihan ini bertujuan meningkatkan kapasitas pengurus masjid dalam mengelola keuangan secara profesional, transparan, dan akuntabel sesuai prinsip syariah.

Menurutnya, masjid tidak hanya berfungsi sebagai pusat ibadah, tetapi juga pusat pendidikan, kegiatan sosial, sekaligus pemberdayaan ekonomi umat. Dalam konteks ekonomi syariah, masjid memiliki potensi besar sebagai penggerak kesejahteraan masyarakat apabila dikelola dengan tata kelola yang baik.

“Pengelolaan keuangan yang baik bukan hanya kebutuhan administratif, tetapi juga bagian dari amanah syariah. Transparansi dan akuntabilitas menjadi kunci dalam membangun kepercayaan jamaah serta memperkuat peran masjid di tengah masyarakat,” ujar Norhani.

Ia menambahkan, melalui pelatihan ini diharapkan para pengurus masjid semakin memahami pentingnya pencatatan dan pelaporan keuangan yang sistematis, tertib, serta sesuai standar. Dengan tata kelola yang baik, masjid dinilai dapat berkembang menjadi pusat pemberdayaan ekonomi umat berbasis syariah, termasuk dalam pengelolaan zakat, infak, sedekah, dan wakaf secara lebih optimal.

Norhani juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh mitra yang telah mendukung kegiatan tersebut. Menurutnya, sinergi lintas lembaga menjadi wujud komitmen bersama dalam memperkuat ekosistem ekonomi syariah di Kalimantan Tengah.

“Semoga kegiatan ini menjadi langkah awal dalam membangun tata kelola masjid yang lebih baik dan berdaya, sehingga mampu memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kesejahteraan umat,” katanya.

Rekomendasi Berita