DPRD dan Pemprov Kalteng Evaluasi Pelaksanaan APBD 2025

  • 31 Jan 2026 19:37 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - DPRD Provinsi Kalimantan Tengah menggelar rapat bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam rangka evaluasi pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Kalteng Tahun Anggaran 2025. Rapat sekaligus koordinasi untuk pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2026.

Rapat yang dihadiri unsur DPRD dan jajaran Pemprov Kalteng tersebut bertujuan melakukan kajian terhadap capaian program dan kegiatan selama tahun anggaran 2025. Selain itu, rapat juga menjadi forum untuk menyelaraskan langkah dan strategi pelaksanaan anggaran pada tahun mendatang.

Ketua DPRD Kalteng, Arton S. Dohong, mengatakan rapat bersama ini merupakan upaya memastikan pelaksanaan anggaran berjalan efektif, transparan, dan sesuai dengan perencanaan pembangunan daerah. Menurutnya, evaluasi berkala penting untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, serta tantangan selama pelaksanaan APBD.

“Melalui evaluasi komprehensif terhadap APBD 2025, kita dapat mengambil pelajaran berharga yang menjadi dasar perbaikan dalam pelaksanaan APBD 2026,” ujarnya, Jumat 30 Januari 2026.

Ia menegaskan, sinergi antara lembaga legislatif dan eksekutif menjadi kunci utama dalam mewujudkan pembangunan yang berkualitas dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kalimantan Tengah.

Dalam sesi koordinasi APBD 2026, DPRD dan Pemprov Kalteng membahas sejumlah prioritas pembangunan yang akan dibiayai melalui anggaran tahun depan. Arton menekankan perlunya komitmen bersama agar setiap rupiah anggaran daerah digunakan secara optimal dan tepat sasaran.

“Dengan pengelolaan anggaran yang akuntabel, diharapkan dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat Kalimantan Tengah,” katanya.

Adapun sejumlah fokus pembahasan meliputi peningkatan infrastruktur, pengembangan sektor ekonomi lokal, peningkatan kualitas layanan publik, serta penguatan kapasitas sumber daya manusia. Transparansi dan akuntabilitas pengelolaan anggaran, lanjut Arton, tetap menjadi prioritas utama.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....