Penipuan Melalui Media Daring Marak, OJK Beri Perhatian Serius

  • 21 Jan 2026 21:26 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya – Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kalimantan Tengah, Primandanu Febriyan Aziz, mengungkapkan bahaya maraknya penipuan digital atau scam melalui media daring. Fenomena ini menjadi perhatian serius OJK Kalteng seiring meningkatnya kasus penipuan digital, khususnya di Kota Palangka Raya.

Menurut Primandanu, upaya pencegahan terus dilakukan melalui sosialisasi kepada masyarakat agar mengetahui langkah yang harus diambil serta ke mana melapor apabila menjadi korban penipuan daring.

“Kejahatan digital seperti judi online dan scam membutuhkan kerja sama lintas sektor. Karena itu, OJK Kalimantan Tengah terus memperkuat sinergi dengan berbagai pihak, termasuk aparat penegak hukum dan instansi terkait,” ujarnya, Rabu, 21 Januari 2026.

Ia menambahkan, kolaborasi lintas sektor dinilai penting untuk mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan digital sekaligus menciptakan ekosistem keuangan yang aman dan terpercaya bagi masyarakat.

Sementara itu, salah seorang warga Kota Palangka Raya, Diryan, mengaku selalu waspada terhadap upaya penipuan yang kerap dilakukan melalui sambungan telepon dari nomor tidak dikenal.

“Saya pribadi selalu waspada. Kalau ada telepon dari orang yang tidak dikenal, tidak saya angkat,” katanya.

Diryan juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap modus penipuan yang pada akhirnya meminta korban mentransfer sejumlah uang. “Kalau ujung-ujungnya minta transfer uang, itu sudah bisa dipastikan penipuan,” ujarnya.

Untuk menghindari praktik penipuan digital atau scam, masyarakat diminta meningkatkan literasi keuangan digital secara baik dan benar. Selain itu, kewaspadaan dan kecermatan dalam menggunakan layanan keuangan digital menjadi kunci utama agar terhindar dari jeratan praktik ilegal tersebut.

Langkah ini diharapkan dapat menekan angka kerugian masyarakat akibat kejahatan digital sekaligus menjaga stabilitas sistem keuangan di Kalimantan Tengah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....