BI Kalteng Dorong Edukasi Digital Keamanan Transaksi QRIS

  • 16 Okt 2025 22:16 WIB
  •  Palangkaraya

KBRN, Palangka Raya: Transaksi melalui layanan digital QRIS di Kalimantan Tengah kini semakin banyak digunakan masyarakat. Kemudahan dan efisiensi dalam bertransaksi menjadi alasan utama meningkatnya penggunaan sistem pembayaran berbasis digital ini.

Meski demikian, tingkat literasi digital masyarakat masih tergolong rendah. Kondisi ini menjadi tantangan tersendiri bagi lembaga keuangan dalam memastikan keamanan dan kepercayaan pengguna layanan digital.

Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah, Satria Febrino, mengatakan literasi digital masyarakat Kalteng saat ini mencapai 65 persen, sedangkan jumlah pengguna layanan digital mencapai 75 persen. Artinya terdapat rentang sekitar 10 persen yang menunjukkan masih adanya kesenjangan antara pemahaman dan penggunaan layanan digital.

“Dimana literasi ini memang masyarakat yang sudah teredukasi gitu ya sekitar 65% terkait dengan literasi digital ini. Sedangkan dari inklusinya atau masyarakat yang telah menggunakan produk gitu ya itu mencapai 75% jadi sebenarnya ada gap 10% sebenarnya,” katanya saat mengisi program Dialog Kalteng Menyapa Pro 1 RRI Palangkaraya, Kamis (16/10/2025).

Untuk itu, Bank Indonesia terus berupaya meningkatkan edukasi dan literasi keuangan digital di masyarakat. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat keamanan transaksi sekaligus menumbuhkan kepercayaan publik terhadap layanan keuangan digital di Kalimantan Tengah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....