Akademisi Bidang Ekonomi Beri Edukasi Kepada Calon Pengantin
- 08 Jul 2025 23:50 WIB
- Palangkaraya
KBRN, Palangka Raya: Ketua MES Kalteng Norhani diwakili Ketua Divisi 4 Dr.Syayuti mengatakan, penjadwalan memberikan edukasi manajemen keuangan keluarga sudah diatur sejak lama, pengisinya dari berbagai disiplin ilmu.
"Tujuannya agar ilmu yang disampaikan narasumber dapat diserap dan diterapkan kepada calon pengantin sebelum mereka melangkah lebih jauh menjadi pasangan suami istri," ujarnya.
Paling banyak dilibatkan akademisi bidang ekonomi, karena mereka memiliki segudang pengalaman dalam mengedukasi masyarakat, termasuk bagaimana memanajemen keuangan yang benar," ujarnya, Selasa (8/7/2025).
Ia menambahkan, sejauh ini gebrakan MES Kalteng di tengah masyarakat mendapat sambutan positif, seperti pembagian sembako, penyaluran peralatan ibadah, penebusan ijazah, semuanya memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat.
Untuk itu Pihaknya bersama dengan jajaran MES Kalteng terus bertekad membuat berbagai macam kegiatan dengan tujuan masyarakat mendapat pencerahan tentang ekonomi berbasis syariah.
Sementara itu, salah satu pengantin Eniza sangat terbantu dengan adanya pembekalan manajemen keuangan keluarga yang diinisiasi oleh MES Kalteng, karena apa yang disampaikan narasumber, dapat dijadikan rujukan ketika mengelola keuangan.
"Apa yang disampaikan narasumber sangat bermanfaat bagi kami yang hendak melangsungkan pernikahan, termasuk bagaimana cara mengatur pemasukan dan pengeluaran," ujarnya.
Ditempat yang sama Narasumber Kegiatan tersebut, Akademisi UPR Suherman,SE mengatakan, peserta sangat antusias mendengarkan tentang pentingnya pengelolaan keuangan keluarga, karena banyak kenyataan di lapangan, akibat buruknya pengaturan ekonomi menjadi sebab perceraian. Oleh karena itu ia mengajak kepada semua calon pengantin bijak dalam mengatur keuangan.
"Atur sebijak mungkin penerimaan dan pengeluaran, apabila kita memiliki hutang dengan seseorang harus diingat dan dibicarakan dengan suami atau istri, karena ini dapat menimbulkan konflik dan menimbulkan kesengsaraan di akhirat," ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....