Kabut Asap Turunkan Tingkat Hunian Hotel di Palangka Raya

  • 07 Okt 2026 06:26 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) turut berdampak terhadap tingkat hunian sejumlah hotel di Palangka Raya. Kondisi tersebut membuat sebagian pengunjung membatalkan atau menunda perjalanan, sementara sebagian lainnya memilih menginap di hotel untuk menghindari paparan asap di rumah.

Salah seorang pengunjung hotel, Martin Lawrence, mengatakan dirinya memilih menginap di hotel karena kondisi rumahnya cukup banyak terpapar kabut asap. Menurutnya, hotel dinilai lebih aman karena bangunan tertutup dan dilengkapi fasilitas penyaring udara untuk mengurangi masuknya udara kotor.

"Di rumah saya itu banyak sekali kabut asap dan rumah saya bolong-bolong, jadi asap masuk ke rumah dan sangat mengganggu. Oleh karena itu saya memilih menginap di hotel karena pada umumnya tertutup rapat dan dilengkapi fasilitas untuk menyaring udara yang kotor agar tidak masuk," katanya, Selasa, 6 Oktober 2026.

Sales and Marketing Manager Hotel di Palangka Raya, Wawan, mengatakan tingkat hunian hotel mengalami penurunan hingga sekitar 80 persen akibat pembatalan dan penjadwalan ulang penerbangan dari luar daerah menuju Palangka Raya. Kondisi tersebut membuat sejumlah tamu dari luar daerah maupun luar provinsi yang menggunakan transportasi udara tidak dapat datang sesuai jadwal.

Di tengah penurunan tingkat hunian, pihak hotel menawarkan sejumlah promo untuk menarik minat masyarakat. Promo tersebut berupa paket kamar dengan harga kompetitif, paket menginap mingguan, hingga paket bulanan yang dilengkapi konsumsi.

"Kalau untuk penurunan jelas ya. Penurunan itu hampir sekitar 80 persen. Tamu-tamu yang dari luar daerah atau luar provinsi yang menggunakan akses pesawat akhirnya karena reschedule atau pembatalan penerbangan, otomatis tidak jadi datang ke Palangka Raya," ujarnya.

Meski tingkat hunian menurun, masih terdapat masyarakat yang sengaja menginap di hotel untuk menghindari kabut asap yang cukup tebal di tempat tinggal mereka. Pihak hotel juga berupaya menjaga kenyamanan tamu dengan meningkatkan kebersihan, menjaga sirkulasi udara, serta menyediakan fasilitas pendingin ruangan dan air purifier. (Agnes Natalina)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....