Nilai Ekspor Kalteng Naik, Baru Bara Masih Primdona

  • 07 Jun 2026 21:16 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Badan Pusat Statstik (BPS) Kalteng mencatat ekspor Kalimantan Tengah pada Januari-April 2026 senilai US$1.229,54 juta, naik 11,59 persen dibanding Januari-April 2025. Sedangkan impor Kalimantan Tengah pada Januari-April 2026 senilai US$15,83 juta, naik 13,31 persen dibanding Januari-April 2025.

"Nilai ekspor Kalimantan Tengah pada Januari-April 2026 mencapai US$1.229,54 juta atau naik 11,59 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025. Komoditas utama ekspor Kalimantan Tengah selama Januari-April 2026 antara lain batu bara, minyak kelapa sawit, kayu olahan, karet remah, lignit, kayu lapis," ujar Plt Kepala BPS Kalteng, Maria Wahyu Utami saat rilis resmi awal bulan Juni 2026.

Lanjut dijelaskan oleh Maria, ekspor lainnya berupa hasil hutan bukan kayu, bungkil dan residu serta bijih zirconium, niobium dan tantalum. Jepang, India, dan Korea Selatan menjadi negara tujuan utama ekspor Kalimantan Tengah selama Januari-April 2026.

Nilai impor Kalimantan Tengah selama Januari-April 2026 mencapai US$15,83 juta, naik 13,31 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025. Mesin ekstraksi, aspal, pupuk, ketel uap, bangunan prefabrikasi lainnya, mesin pencampur, dan mesin lainnya merupakan komoditas utama impor Kalimantan Tengah selama Januari-April 2026

"Komoditas impor Kalimantan Tengah selama Januari-April 2026 berasal dari Malaysia, Singapura, dan Federasi Rusia. Neraca perdagangan luar negeri Kalimantan Tengah pada Januari-April 2026, mengalami surplus sebesar US$1.213,71 juta," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....