Antrean Panjang SPBU, Rawing : Perketat Pengawasan BBM
- 09 Mei 2026 21:55 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya : Pengamat ekonomi di Kalimantan Tengah, berharap pengawasan distribusi dan penjualan bahan bakar minyak atau BBM di SPBU bisa lebih diperketat agar tidak terjadi penimbunan oleh oknum tidak bertanggung jawab.
Pengamat Ekonomi Kalteng, Rawing Rambang, menyebut antrean panjang pengisian BBM di SPBU dalam beberapa waktu terakhir khususnya di Kota Palangka Raya, diduga terjadi permasalahan yang harus menjadi perhatian bersama.
Menurutnya, pengawasan dinilai penting untuk memastikan kualitas maupun takaran BBM sesuai standar serta mencegah praktik yang dapat merugikan konsumen.
Pengawasan juga harus dilakukan secara berkala oleh pihak terkait, baik terhadap distribusi, alat ukur, hingga sistem pelayanan di SPBU. Selain itu, masyarakat juga diimbau aktif melaporkan apabila menemukan indikasi kejanggalan saat melakukan pengisian BBM.
Rawing Rambang juga menilai, apabila terjadi kecurangan di SPBU, dapat berdampak pada kepercayaan masyarakat serta menambah beban ekonomi pengguna kendaraan, terutama di tengah kondisi harga dan kebutuhan transportasi yang terus meningkat. Karena itu, diperlukan langkah tegas agar praktik serupa tidak terus berulang.
"Itu pengawasan atau fungsi pengawasan dari aparat dan pemerintah daerah bupati ataupun wali kota dan mereka memiliki perangkat, misalnya Satpol PP, Dinas Perdagangan dan Perindustrian. Nah itu yang dimaksimalkan, bekerjasama dengan SPBU. Nah ini yang perlu di dicek dikawal dengan situasi begini kan sangat krusial bagi masyarakat, bukan hanya masyarakat, pemerintahan daerah juga kan dampaknya besar bagi perekonomian," ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....