Gubernur Kalteng Hadiri Misi Dagang Jatim–Kalteng 2026

  • 25 Apr 2026 12:20 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya – Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, menghadiri kegiatan Misi Dagang Provinsi Jawa Timur dengan Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026 di M Bahalap Hotel Palangka Raya. Dalam sambutannya, Gubernur Agustiar Sabran menyampaikan bahwa potensi sumber daya alam Kalimantan Tengah besar dan strategis untuk dikembangkan melalui kolaborasi antardaerah.

“Dengan wilayah luas dan sumber daya alam melimpah, Kalimantan Tengah memiliki potensi serta peluang investasi yang strategis dan prospektif,” kata Agustiar.

Agustiar menegaskan, Misi Dagang ini menjadi momentum memperluas kerja sama di bidang perdagangan, investasi, dan hilirisasi industri, serta pengembangan potensi daerah melalui tiga zona utama, yakni Barat, Tengah, dan Timur.

“Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menyambut baik Misi Dagang ini sebagai langkah strategis memperkuat sinergi antardaerah. Pengembangan potensi daerah dilakukan melalui pembagian tiga zona utama. Setiap zona memiliki keunggulan komparatif dan kompetitif, mulai dari sektor perkebunan, pertambangan, perikanan, dan industri kreatif,” ujarnya.

Gubernur Agustiar menjelaskan, salah satu program unggulan di sektor perikanan dikembangkan untuk mendorong hilirisasi dan ketahanan pangan, yakni shrimp estate udang vaname dan menegaskan bahwa seluruh program pembangunan daerah selaras dengan kebijakan nasional, termasuk biodiesel B50.

“Program ini menjadi langkah konkret untuk meningkatkan produksi, ekspor, dan kemandirian pangan daerah. Secara lebih luas, hilirisasi industri, khususnya kelapa sawit, diyakini mampu meningkatkan nilai tambah ekonomi, ketahanan energi, dan pertumbuhan berkelanjutan,” ucap Agustiar.

Sementara itu, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat pembangunan ekonomi daerah. “Sinergi dan kolaborasi menjadi hal penting, tidak cukup hanya government to government tetapi melibatkan sektor swasta dan berbagai institusi,” ujar Khofifah.

Khofifah menyampaikan bahwa kerja sama antardaerah adalah bagian dari upaya memperkuat persatuan dan pembangunan nasional. “Dengan wilayah luas dan sumber daya alam melimpah, Kalimantan Tengah memiliki potensi serta peluang investasi yang strategis dan prospektif,” katanya, Kamis, 23 April 2026.

Khofifah menyampaikan bahwa kerja sama antardaerah adalah bagian dari upaya memperkuat persatuan dan pembangunan nasional.

Tampak hadir Pj. Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah Linae Victoria Aden, Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin, Bupati Kotawaringin Barat Nurhidayah, Kepala Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Kalimantan Tengah Primandanu Febriyan Aziz, Kepala Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Jawa Timur Yunita Linda Sari, Direktur Utama Bank Kalimantan Tengah Maslipansyah, Direktur Utama Bank Jawa Timur Winardi Legowo, serta jajaran perangkat daerah, instansi vertikal, serta pelaku usaha dari Kalimantan Tengah dan Jawa Timur. (MMC Kalteng)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....