Perputaran Ekonomi Misi Dagang Jatim dan Kalteng Capai Rp2 Triliun Lebih
- 23 Apr 2026 15:55 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur menggelar kegiatan misi dagang dan investasi. Kegiatan ini sebagai upaya memperkuat jejaring konektivitas serta mendorong pertumbuhan ekonomi antar daerah.
Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Kalimantan Tengah, Linae Victoria Aden, menyampaikan misi dagang ini bertujuan meningkatkan transaksi perdagangan dari Jawa Timur ke Kalimantan Tengah, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara bersama-sama.

"Kolaborasi antara kedua pemerintah daerah, termasuk dukungan dari para kepala OPD, diharapkan mampu menghasilkan langkah-langkah konkret yang berdampak positif bagi perekonomian Kalimantan Tengah ke depan," ujarnya, Kamis, 23 April 2026.
Sementara itu, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mengatakan hingga pukul 14.30 WIB, nilai transaksi dalam kegiatan tersebut mencapai sekitar Rp2,05 triliun. Transaksi tersebut meliputi berbagai komoditas, seperti telur ayam, daging unggas, susu, biji kopi robusta, hingga ayam broiler dari Jawa Timur. Sementara itu, Kalimantan Tengah menawarkan produk seperti udang vaname, kayu olahan, rotan, serta peluang investasi di sektor gula merah dan budidaya ikan patin.
"Misi dagang ini mengusung semangat “tumbuh bersama, maju bersama” sebagai bentuk penguatan persatuan ekonomi nasional. Saya apresiasi atas dukungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dan berharap hubungan kerja sama ini terus berlanjut, termasuk rencana kunjungan balasan ke Jawa Timur," ujarnya.
Terpisah Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Kalimantan Tengah (Kalteng), Hj. Asti Rizky Badjuri, menilai terjadi perkembangan yang sangat signifikan dalam kerja sama perdagangan antara Jawa Timur dan Kalimantan tengah, terutama sektor pertanian dan peternakan menjadi penyumbang utama.
"Komoditas peternakan khususnya menunjukkan peran penting, terutama dalam pemenuhan kebutuhan daging sapi dan susu sapi yang terus meningkat. Kondisi ini mendorong pertumbuhan ekonomi yang semakin kuat, seiring meningkatnya permintaan dari daerah tujuan," ujar Asti.

Selain itu, nilai transaksi juga mencakup kebutuhan pupuk, alat-alat pertanian, hingga berbagai perlengkapan pembangunan seperti semen, mesin produksi, dan peralatan las, mencerminkan luasnya cakupan kerja sama antar sektor yang terus berkembang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....