Harga Suku Cadang Mobil Naik Pengaruh BBM

  • 21 Apr 2026 23:47 WIB
  •  Palangkaraya

‎RRI.CO.ID, Palangka Raya - Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), mulai dirasakan dampaknya oleh pelaku usaha bengkel mobil di Jalan Adonis Samad Kota Palangka Raya.

‎Uji, salah seorang pemilik bengkel mengeluhkan lonjakan harga suku cadang yang ikut naik seiring meningkatnya biaya distribusi dan operasional.

‎Menurut Uji, kenaikan BBM membuat ongkos kirim barang dari distributor menjadi lebih mahal. Hal ini berdampak langsung pada harga jual sparepart seperti oli, kampas rem, hingga komponen mesin lainnya.

‎Meski demikian, dirinya tidak bisa menaikan harga servis atau perbaikan karena khawatir pelanggan tidak mau lagi memperbaiki mobil di tempat usaha bengkel miliknya.

‎Banyak pelanggan yang menunda servis atau memilih perbaikan seminimal mungkin untuk menghemat pengeluaran. Kondisi ini membuat pendapatan bengkel ikut tertekan.

Dirinya berharap pemerintah dapat menjaga stabilitas harga BBM atau memberikan solusi, agar usaha kecil seperti bengkel tidak semakin terbebani dan tetap bisa bertahan di tengah kondisi ekonomi yang menantang.

‎"Dampaknya pasti tadinya kan kita konsumen itu mau ganti spare part. Dulu kan harganya 300 ribu. Dengan dampak kenaikan BBM ini yang harganya berapa kali lipat ini harga spare part. Melonjaknya dua kali lipat juga, tadinya 300 ribu bisa 600 ribu," ujarnya, Senin 20 April 2026

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....