Peluang Usaha Peternakan Ayam di Palangka Raya Masih Terbuka
- 27 Jan 2026 20:24 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya – Peluang usaha peternakan di Kalimantan Tengah, khususnya di Kota Palangka Raya, masih terbuka lebar. Ketua Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat (Pinsar) Kalimantan Tengah, Andi Bustan, mendorong masyarakat untuk mengembangkan usaha peternakan ayam petelur maupun ayam pedaging.
Menurut Andi, potensi pasar produk peternakan semakin besar seiring berjalannya Program Makan Bergizi Gratis yang mengutamakan pasokan dari peternak lokal. “Prospek ke depan sangat cerah, karena pemasok utama program Makan Bergizi Gratis berasal dari peternak lokal,” ujarnya, Selasa, 27 Januari 2026.
Ia menjelaskan, hasil panen peternakan ayam di Palangka Raya sebagian besar diserap pasar tradisional. Saat ini, kemampuan produksi peternak lokal sekitar 27 ribu ekor per hari, sementara kebutuhan pasar mencapai 30 ribu ekor per hari.
Kondisi tersebut menunjukkan peluang usaha masih sangat terbuka, termasuk bagi peternak pemula yang ingin memulai dari skala kecil. Andi berharap pemerintah daerah dapat mengambil kebijakan untuk menumbuhkan peternak lokal, terutama dalam menjaga stabilitas harga.
“Peternak lokal jangan dibiarkan bersaing harga dengan pasokan ayam dari luar daerah, seperti Banjarmasin,” katanya.
Sementara itu, Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM, dan Perindustrian Kota Palangka Raya, Fajar Bhakti, menyatakan dukungannya terhadap pengembangan peternakan lokal untuk memenuhi kebutuhan pasar.
Fajar memastikan pemerintah kota terus menjaga stabilitas harga melalui pengawasan, termasuk dengan melakukan inspeksi mendadak ke pasar, terutama menjelang hari besar keagamaan atau saat terjadi lonjakan permintaan. “Agar kenaikan harga tidak signifikan. Kalau harga tidak wajar, pasti ada penyebabnya, seperti kelangkaan barang atau distribusi yang terhambat,” ujarnya.