Komunitas Thrift Flow Dorong Bisnis Thrifting Palangka Raya
- 26 Jan 2026 21:47 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Tren thrifting masih menjadi bisnis yang cukup diminati anak muda karena dinilai lebih hemat dan berkelanjutan. Di Palangka Raya, para pelaku usaha thrifting membentuk komunitas untuk saling bekerja sama, salah satunya melalui komunitas Thrift Flow.
Anggota Komunitas Thrift Flow, Rezky, mengatakan komunitas ini bermula saat tren thrifting mulai meningkat di Palangka Raya. Dari lingkup pertemanan terdekat, mereka kemudian membentuk komunitas sebagai wadah saling mendukung dan berkembang bersama.
"Komunitas kami ini bermula dari temen nongkrong. Jadi kami itu ya mulainya dari circle kayak saling ajak, saling yang kenal lah siapa yang kami ajak," katanya, saat mengisi program Jamkos di Pro 2 RRI Palangka Raya, Selasa, 20 Januari 2026.
Anggota Komunitas Thrift Flow lainnya, Otniel, mengatakan Thrift Flow bukan sekadar komunitas internal. Menurutnya, Thrift Flow berperan sebagai jembatan bagi seluruh pemilik bisnis thrift untuk saling berbagi informasi peluang usaha.
"Cuman Thrift flow ini bukan berarti itu circle kami aja. Jadi Thirft Flow ini bisa jadi jembatan bagi temen-temen yang mungkin di luar circle kami atau di luar member yang bisa ikut ke dalam event gitu," katanya.
Melalui berbagai event dan kolaborasi, Thrift Flow membuka ruang bagi penjual thrift di luar komunitas untuk ikut berpartisipasi. Langkah ini dilakukan agar ekosistem bisnis thrifting di Palangka Raya tetap hidup dan saling mendukung.
Nama Thrift Flow sendiri memiliki makna sederhana, yakni bisnis thrifting yang berjalan dan mengalir secara natural. Filosofi tersebut mencerminkan semangat komunitas untuk terus bergerak dan berkembang bersama. Dengan kolaborasi yang konsisten, komunitas ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan bisnis thrifting di Palangka Raya secara berkelanjutan.