Sistem Parkir Online Dikenalkan di Lokasi Duta Mall
- 11 Okt 2025 21:06 WIB
- Palangkaraya
KBRN, Palangka Raya: Seiring kecanggihan teknologi, Pemerintah Kota Palangka Raya melalui Dinas Perhubungan (Dishub) mendorong penerapan sistem parkir modern berbasis non-tunai di Duta Mall Palangka Raya. Langkah ini merupakan bagian dari upaya menciptakan layanan parkir yang tertib, transparan, dan berkeadilan bagi masyarakat.
Pelaksana tugas Kepala Dishub Kota Palangka Raya, Hadi Suwandoyo mengatakan pihaknya bersama manajemen Duta Mall dan Centrepark Group selaku pengelola resmi area parkir, berkomitmen menghadirkan sistem parkir modern untuk mendukung kelancaran lalu lintas di kawasan tersebut.
“Sinergi ini kami lakukan untuk mencegah terjadinya kepadatan arus lalu lintas di Duta Mall yang selama ini menjadi keluhan warga,” ujar Hadi, Sabtu (11/10/2025).
Hadi menuturkan, hasil diskusi antara Dishub, pengelola mall, dan pihak Centrepark menghasilkan kesepahaman untuk mendukung penerapan sistem pembayaran parkir non-tunai sebagai langkah modernisasi layanan publik. Namun demikian, ia mengakui bahwa sistem ini masih baru bagi sebagian masyarakat sehingga perlu sosialisasi yang berkelanjutan.
“Kami mendorong manajemen untuk terus melakukan sosialisasi, baik melalui media cetak maupun elektronik. Masyarakat juga kami imbau agar mulai membiasakan diri menggunakan sistem pembayaran non-tunai karena lebih mudah, cepat, modern, dan akuntabel,” ucapnya.
Sementara itu, External Affairs Centrepark Group Duta Mall, Agus Widodo, menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen menghadirkan layanan parkir yang aman, nyaman, dan modern bagi masyarakat Palangka Raya.
“Sebagai pengelola resmi parkir, kami mengajak masyarakat untuk mendukung penerapan sistem parkir yang tertib, transparan, dan berkeadilan. Pengunjung tetap bisa membayar secara tunai maupun digital melalui e-money dan QRIS,” kata Agus.
Ia menegaskan bahwa transisi menuju sistem cashless memang membutuhkan waktu dan adaptasi, namun pihaknya siap mendampingi masyarakat melalui layanan yang ramah dan edukatif. “Kami tetap membuka opsi pembayaran tunai sambil membantu masyarakat beradaptasi dengan sistem digital seperti di kota besar lainnya,” katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....