Gen Z Pilih Investasi Daripada Menabung
- 27 Sep 2025 15:45 WIB
- Palangkaraya
KBRN, Palangka Raya: Di era digital saat ini, pola pengelolaan keuangan di kalangan anak muda, khususnya Generasi Z, mulai bergeser. Jika dulu menabung di bank menjadi pilihan utama, kini investasi menjadi opsi yang lebih diminati. Dari saham, reksa dana, hingga kripto, Gen Z semakin aktif mencari cara untuk mengembangkan uang mereka secara lebih agresif dan modern.
Fenomena ini terlihat dari meningkatnya jumlah investor muda di platform digital. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), lebih dari 60% investor baru di tahun 2024 berasal dari usia di bawah 30 tahun. Platform seperti Bibit, Ajaib, hingga Pluang mencatat lonjakan pengguna muda yang signifikan sejak pandemi.
Alasan utama anak muda beralih ke investasi adalah karena potensi keuntungan yang lebih besar dibanding tabungan konvensional. Ditambah lagi, edukasi finansial kini lebih mudah diakses lewat media sosial, podcast, dan komunitas daring. Konten dari influencer keuangan pun ikut membentuk mindset “uang harus bekerja”, bukan hanya disimpan.
Meski begitu, tren ini juga menghadirkan tantangan. Banyak Gen Z yang tergiur iming-iming cuan cepat tanpa memahami risiko investasi. Pakar keuangan mengingatkan pentingnya literasi finansial sebelum terjun ke instrumen berisiko tinggi. Jangan FOMO, pahami dulu profil risiko dan tujuan keuangan sebelum memilih produk investasi.
Fenomena ini mencerminkan perubahan cara pandang Gen Z terhadap uang: bukan sekadar disimpan, tapi dikelola dan dikembangkan.
Jika diarahkan dengan edukasi yang tepat, tren ini bisa jadi sinyal positif bagi pertumbuhan ekonomi digital Indonesia dan masa depan keuangan generasi muda.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....