Bisnis Kerajinan Tangan, Memanfaatkan Waktu Luang Hasilkan Cuan
- 11 Jun 2025 19:19 WIB
- Palangkaraya
KBRN, Palangka Raya: Bisnis kerajinan tangan (kriya) memang tak sepopuler usaha kuliner yang sudah menjamur di masyarakat. Meski begitu, usaha kerajinan tangan memiliki segmentasi tersendiri yang tak kalah peminat.
Terlebih lagi, dengan inovasi kreatif pelaku bisnis bisa menciptakan produk-produk baru yang menarik banyak pembeli. Seperti Siti Muslihatun atau biasa dipanggil Mus, sudah memulai usaha kriya "Omah Mus" sejak tahun 2017.
Awalnya, Mus hanya memanfaatkan waktu luang untuk membuat kerajinan tangan biasa. Namun siapa sangka, usaha coba-cobanya ini telah berkembang hingga dikenal banyak orang.
Dibantu dengan beberapa karyawan, Mus sehari-hari memproduksi aksesoris seperti bros hingga 150 buah. Selain bros, Omah Mus juga menawarkan aksesoris lainnya seperti gelang, kalung, hingga hiasan bunga.
Untuk mempertahankan bisnisnya, Mus selalu memastikan kualitas dan keunikan produknya tetap terjaga. "Di Palangka Raya kan nggak cuma saya sendiri, yang menjual produk misalnya Bros, ada beberapa orang gitu. Tapi tetap berbeda hasilnya walaupun bahannya sama persis. Pelanggan bisa mengenali buatan saya yang punya keunikan sendiri,” ucapnya, Rabu (11/6/2025).
Mus mengaku bisnis kriya ini tak mudah karena memiliki banyak tantangan. Mulai dari pesaing hingga stok bahan. Mus berpesan bagi yang ingin memulai bisnis kriya, perlu memperhatikan peluang, kesabaran, ketelitian, hingga konsistensi.(Ayu Isti Prabandari)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....