Eksport Perikanan Kalteng Sampai Oktober 2024 Lebih Rp.1,5 Milyar
- 15 Jan 2025 14:58 WIB
- Palangkaraya
KBRN Palangka Raya : Potensi produk Kalimantan Tengah yang besar dapat mendatangkan keuntungan bagi daerah,sekaligus dapat meningkatkan kesejahteraan Masyarakat secara signifikan, apabila dikelola dengan baik dan professional . Bahkan untuk beberapa jenis ikan tertentu memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi dan bisa dipasarkan keluar negeri atau di eksport.
Hal itu dijelaskan Kepala Stasiun Karantina Ikan pengendalian Mutu dan keamanan Hasil Perikanan KIPM Palangka Raya Miharjo kepada RRI saat menjawab pertanyaan seputar potensi perikanan di Bumi Tambun Bungai,Rabu( 15/1/2025).
Menurut Miharjo, nilai ekports sejumlah produk perikanan dari Kalimantan Tengah berdasarkan data mulai januari sampai dengan oktober 2024 lalu dengan tujuan ekspor dan dalam keadaan hidup berjumlah 217.692 ekor dan 2.276 picses. Adapun rincian nya Ikan Botia sebanyak 144.300 ekor dengan nilai 432.900.000,- , Ikan Borneo Sucker sebanyak 12.750 Pisces senilai Rp.38.250.000,-, Jenis Live Aquatic sebanyak 1.976 Pisces sebilai Rp.14.820.000,-, Ikan Betutu sebanyak 1.542 ekor dengan nilai Rp.852.726.000,- dan Ikan Fire Ell sebanyak 59.000 ekor dengan nilai Rp.177.000.000, dengan total nilai ekonomis keseluruhan mencapai Rp 1.516.796.000,-
“ Sejumlah produk dan jenis Ikan yang ada di Kalimantan Tengah cukup menjanjikan apabila dikembangkan secara professional, apalagi nilainya cukup tinggi, Total produk Perikanan kalteng yang di eksport dari januari sampai dengan Oktober 2024 lalu mencapai Rp.1.516.796.000,-“ujarnya.
Miharjo mengharapkan , agar produk perikanan semaksimal mungkin terus dikembangkan agar nantinya bisa di eksport dan mendatangkan devisa bagi negara sekaligus meningkatkan kesejahteraan Masyarakat Kalimantan Tengah. Adapun sejumlah negara tujuan eksport beberapa jenis produk perikanan tersebut , Amerika serikat, Polandia, Kanada, Hongkong, Kuwait , Malaysia , Korea Selatan,Singapura, Thailand dan Inggris.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....