Cegah Kekerasan pada Anak dengan Komunikasi Asertif

  • 15 Agt 2024 22:43 WIB
  •  Palangkaraya

KBRN,Palangka Raya : Kekerasan pada anak adalah masalah serius yang harus dilawan bersama. Salah satu cara efektif untuk mencegahnya adalah dengan mengajarkan anak-anak untuk berani bicara dan mengungkapkan apa yang mereka rasakan.

"Speak up, berani bicara dan lakukan keberanian itu dengan asertif. Sampaikan apa yang kamu rasakan kalau itu tidak nyaman, bahkan kalaupun itu hal positif, sampaikan dengan kata-kata yang juga positif. Artinya, berani bicara dengan cara komunikasi yang asertif dan santun," ujar Nisa Rahimia, SE, CPS, CT, seorang Mentor Public Speaking sekaligus Komisioner KPID Kalteng saat berdialog di RRI Palangkaraya Kamis (15/08/2024)

Komunikasi asertif adalah kunci untuk mencegah kekerasan pada anak. Anak-anak yang memiliki kemampuan berkomunikasi asertif mampu:

- Menyatakan perasaan dan kebutuhan mereka dengan jelas dan tegas. Mereka tidak takut untuk mengatakan "tidak" jika mereka merasa tidak nyaman dengan sesuatu.

- Menghormati perasaan orang lain. Mereka memahami bahwa setiap orang memiliki hak untuk merasa nyaman dan aman.

Bagaimana mengajarkan anak-anak untuk berkomunikasi asertif.

- Berikan contoh yang baik. Anak-anak belajar dari orang-orang di sekitar mereka. Jadilah model komunikasi asertif yang baik untuk anak-anak Anda.

- Dorong anak-anak untuk berbicara. Dengarkan dengan penuh perhatian ketika anak-anak berbicara. Berikan pujian dan dukungan ketika mereka berani untuk mengungkapkan apa yang mereka rasakan.

- Ajarkan anak-anak tentang hak-hak mereka. Beri tahu anak-anak bahwa mereka memiliki hak untuk merasa aman dan nyaman. Mereka berhak untuk mengatakan "tidak" jika mereka merasa tidak nyaman dengan sesuatu.

Dengan mengajarkan anak-anak untuk berkomunikasi asertif, tentunya dapat membantu mereka untuk melindungi diri mereka sendiri dari kekerasan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....