Komdigi Beberkan Deretan Hoaks Lowongan Kerja di Media Sosial

  • 31 Okt 2024 16:07 WIB
  •  Palangkaraya

KBRN, Palangka Raya: Beredar di media sosial TikTok sebuah informasi beberapa lowongan kerja yang mengatasnamakan Bank Central Asia (BCA), Hokben, Niceso, dan Kapal Api. Dalam unggahan disertakan tautan yang diklaim untuk melakukan pendaftaran.

Dilansir dari laman kominfo.go.id, Kamis (31/10/2024) sore, Tim AIS Kementerian Komunikasi dan Informatika (sekarang Kementerian Komunikasi dan Digital) melakukan penelusuran terkait kebenaran informasi lowongan kerja tersebut. Mereka menemukan fakta dari turnbackhoax.id, informasi lowongan tersebut adalah penipuan atau hoaks.

Seluruh tautan dalam unggahan akun TikTok tersebut tidak mengarah ke laman resmi perusahaan yang disebutkan. Sehingga dapat disimpulkan informasi lowongan kerja BCA, Hokben, Niceso, dan Kapal Api itu merupakan informasi palsu.

Berikut laporan harian isu hoaks yang telah didentifikasi oleh Tim AIS Kementerian Kominfo:

  1. Lowongan Kerja BPJS Kesehatan Tahun 2024
  2. Akun WhatsApp Mengatasnamakan Pj Sekda Kabupaten Serang
  3. Akun Facebook Mengatasnamakan Anggota DPR RI Sigit Yunianto
  4. Gambar Tangkapan Layar Artikel Menarasikan Percakapan Rahasia Mantan Presiden Jokowi
  5. Informasi Lowongan Kerja PT Jasa Raharja dari TikTok
  6. Poltracking Rilis Hasil Survei Pilkada Kabupaten Karawang Periode Survei 1-7 September 2024
  7. MUI Minta Masyarakat Waspadai Agen Zionis yang Menyamar Jadi Habib

Profil Tim AIS

Tim AIS adalah tim yang dibentuk oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) untuk melakukan pengawasan, identifikasi, verifikasi, dan validasi terhadap konten internet. Tim ini dibentuk pada Januari 2018 dan beranggotakan 100 personel.

Tim AIS bekerja dengan dukungan mesin AIS yang beroperasi 24 jam dan 7 hari seminggu. Mesin AIS akan mengambil tangkapan layar situs atau media sosial yang kemudian dikirim ke tim verifikator. Tim verifikator akan menentukan apakah konten tersebut bisa disensor atau di-take down.

Masyarakat dapat menyampaikan aduan konten yang diragukan kebenarannya kepada Kominfo melalui: Surat elektronik aduankonten@kominfo.go.id, Akun Twitter @aduankonten, Aplikasi pesan instan WhatsApp di nomor 081-1922-4545.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....