Ritual Tiwah di Katingan, Wujud Penghormatan Masyarakat Dayak kepada Leluhur

  • 20 Sep 2026 12:58 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Ritual Tiwah yang dilaksanakan masyarakat Dayak di Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, menjadi salah satu tradisi ritual Hindu Kaharingan yang hingga kini masih dijalankan dan diwariskan antargenerasi. Bagi masyarakat Hindu Kaharingan, Tiwah memiliki makna penting dalam rangkaian penghormatan terhadap keluarga atau leluhur yang telah meninggal dunia.

Tiwah tidak hanya dipandang sebagai sebuah upacara adat, tetapi juga memiliki nilai spiritual dan sosial yang kuat. Pelaksanaannya melibatkan keluarga dan masyarakat melalui berbagai tahapan yang dilakukan sesuai dengan ketentuan adat dan kepercayaan yang diwariskan oleh para leluhur.

Dalam pelaksanaan Tiwah, keluarga menunjukkan penghormatan dan bakti kepada leluhur. Prosesi tersebut menjadi bagian dari keyakinan masyarakat Hindu Kaharingan mengenai perjalanan roh setelah kematian, sekaligus menjadi momentum bagi keluarga untuk melaksanakan kewajiban adat dan spiritual terhadap mereka yang telah meninggal.

Tradisi Tiwah juga memperlihatkan bagaimana nilai-nilai kebersamaan masih dijaga dalam kehidupan masyarakat Dayak. Persiapan hingga pelaksanaan ritual dapat melibatkan keluarga besar dan masyarakat sekitar, sehingga kegiatan tersebut sekaligus mempererat hubungan sosial dan semangat gotong royong.

Keberadaan Tiwah di Katingan menjadi gambaran bahwa budaya Dayak memiliki hubungan yang erat dengan penghormatan terhadap leluhur. Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya tidak hanya berkaitan dengan aspek spiritual, tetapi juga menyangkut hubungan antar keluarga, kepedulian sosial, serta penghargaan terhadap warisan budaya.

Di tengah perkembangan zaman, pelaksanaan ritual Tiwah menjadi bagian dari upaya mempertahankan identitas budaya masyarakat Dayak. Pengetahuan mengenai tahapan, nilai, dan makna yang terkandung dalam ritual tersebut terus diwariskan kepada generasi muda agar tradisi tidak kehilangan keberadaannya di tengah perubahan kehidupan masyarakat.

Dengan demikian, ritual Tiwah di Kabupaten Katingan menjadi salah satu cerminan kuat mengenai cara masyarakat Dayak memaknai hubungan antara manusia, keluarga, leluhur, dan kehidupan spiritual. Pelestarian tradisi tersebut tidak hanya menjaga warisan budaya, tetapi juga mempertahankan nilai-nilai luhur yang telah diwariskan dari generasi ke generasi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....