Wabup Kapuas Lepas Bade Ngaben Massal Banjar Merta di Desa Batu Nindan
- 01 Sep 2026 00:35 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Kuala Kapuas - Wakil Bupati Kapuas Dodo, melepas Bade dalam rangkaian Upacara Pitra Yadnya atau Ngaben Massal Banjar Merta yang dilaksanakan di Desa Batu Nindan, Kecamatan Basarang, Kabupaten Kapuas, Selasa, 25 Agustus 2026.
Pelepasan Bade berlangsung khidmat dan penuh suasana kebersamaan. Kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam pelaksanaan Ngaben Massal sekaligus mencerminkan kuatnya semangat gotong royong serta kebersamaan umat Hindu dalam menjalankan tradisi dan ajaran keagamaannya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut anggota DPRD Kabupaten Kapuas, unsur Forkopimda, staf ahli bupati, asisten Sekretaris Daerah, sejumlah kepala OPD Kabupaten Kapuas, serta para tokoh adat, tokoh masyarakat dan tokoh agama.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Kapuas Dodo, juga menyampaikan sambutan atas nama Pemerintah Kabupaten Kapuas. Ia menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh panitia, tokoh agama, tokoh masyarakat serta seluruh umat Hindu yang telah bersama-sama mempersiapkan dan melaksanakan kegiatan tersebut dengan penuh ketulusan, kebersamaan dan semangat gotong royong.
Dodo menyampaikan, Upacara Pitra Yadnya merupakan salah satu bentuk penghormatan dan bakti kepada para leluhur. Pelaksanaan Ngaben tidak hanya memiliki makna keagamaan dan spiritual, tetapi juga mengandung nilai-nilai luhur tentang penghormatan kepada orang tua dan leluhur, keikhlasan, kebersamaan serta hubungan harmonis antara manusia dengan Tuhan, sesama manusia dan alam lingkungan.
“Pelaksanaan Ngaben Massal juga menjadi cerminan kuatnya semangat gotong royong masyarakat. Kebersamaan yang terbangun dalam kegiatan ini merupakan modal sosial yang sangat penting dalam menjaga persatuan, kerukunan dan keharmonisan kehidupan masyarakat di Kabupaten Kapuas,” ujar Dodo dalam sambutannya.
Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Kapuas sangat menghargai keberagaman agama, adat istiadat dan budaya yang hidup dan berkembang di tengah masyarakat. Keberagaman tersebut merupakan kekayaan daerah yang harus dijaga bersama.
Untuk itu, masyarakat Kabupaten Kapuas diajak untuk terus memperkuat toleransi, saling menghormati dan menjaga kerukunan antarumat beragama. Perbedaan jangan sampai menjadi alasan untuk terpecah, tetapi hendaknya dijadikan kekuatan dalam membangun Kabupaten Kapuas yang BERSINAR, yakni Berdaya Saing, Sejahtera, Indah, Aman dan Religius.
Kepada keluarga yang melaksanakan Pitra Yadnya, Pemerintah Kabupaten Kapuas juga menyampaikan penghormatan dan doa agar seluruh rangkaian upacara dapat berjalan lancar, khidmat dan sesuai dengan tuntunan agama Hindu. Pelaksanaan upacara diharapkan memberikan kedamaian bagi seluruh keluarga serta menjadi wujud bakti yang tulus kepada para leluhur.
Dodo juga berharap nilai-nilai kebersamaan, gotong royong dan keharmonisan yang tercermin dalam pelaksanaan Ngaben Massal dapat terus dipelihara dan diwujudkan dalam kehidupan bermasyarakat sehari-hari.
“Mari kita bersama-sama menjaga Kabupaten Kapuas sebagai rumah besar bagi seluruh masyarakat, dengan menjunjung tinggi semangat Huma Betang, yaitu hidup bersama dalam keberagaman, saling menghormati, saling membantu dan menjaga persatuan,” ajaknya.
Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Kapuas berharap semangat kebersamaan dan kerukunan antarumat beragama terus tumbuh dan menjadi kekuatan dalam mewujudkan kehidupan masyarakat yang harmonis.
Atas nama Pemerintah Kabupaten Kapuas, Wakil Bupati Dodo, turut mengucapkan selamat melaksanakan Upacara Pitra Yadnya/Ngaben Massal kepada seluruh umat Hindu Banjar Merta. Semoga Ida Sang Hyang Widhi Wasa senantiasa memberikan tuntunan, kedamaian, kesehatan dan kesejahteraan kepada seluruh masyarakat.

Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....