Masakan Banjar Legendaris, Cita Rasa Warisan Nusantara
- 12 Agt 2026 19:25 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Kalimantan Selatan memiliki kekayaan kuliner yang tidak hanya menggugah selera, tetapi juga menjadi bagian dari warisan budaya masyarakat Banjar. Beragam masakan tradisional diwariskan secara turun-temurun dan hingga kini masih mudah ditemukan, baik di rumah makan maupun dalam berbagai acara keluarga dan tradisi masyarakat.
Salah satu kuliner Banjar yang paling terkenal adalah soto Banjar. Hidangan ini memiliki kuah bening dengan aroma rempah yang kuat, disajikan bersama suwiran ayam, telur rebus, perkedel, serta ketupat atau lontong. Cita rasanya yang gurih dan harum membuat soto Banjar dikenal luas hingga ke berbagai daerah di Indonesia.
Kuliner legendaris lainnya adalah ketupat Kandangan yang berasal dari Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Ketupat ini biasanya disajikan dengan kuah santan gurih dan ikan haruan atau ikan gabus. Ikan yang terlebih dahulu dibakar memberikan aroma khas sehingga membuat hidangan ini memiliki rasa yang berbeda dibandingkan sajian ketupat pada umumnya.
Ada pula nasi kuning Banjar yang menjadi salah satu menu sarapan favorit masyarakat. Nasi kuning biasanya disajikan bersama berbagai lauk, seperti telur, ayam, ikan, serundeng, dan sambal. Perpaduan rasa gurih, manis dan pedas menjadikan makanan ini sederhana, tetapi tetap memiliki daya tarik tersendiri.
Untuk makanan ringan, masyarakat Banjar memiliki bingka, kue tradisional dengan tekstur lembut dan rasa manis. Bingka dibuat menggunakan bahan seperti telur, santan, tepung dan gula, kemudian dipanggang hingga menghasilkan permukaan yang khas. Kue ini kerap hadir dalam berbagai kegiatan keluarga maupun sebagai sajian untuk tamu.
Masakan Banjar lainnya yang patut dikenal adalah gangan humbut, yakni hidangan sayur tradisional yang menggunakan umbut sebagai bahan utama dan dimasak dengan bumbu khas. Selain gangan humbut, masih banyak kuliner Banjar lainnya yang memanfaatkan hasil alam setempat dan diolah dengan teknik memasak yang diwariskan dari generasi ke generasi.
Keberagaman kuliner tersebut menunjukkan bahwa makanan Banjar bukan sekadar sajian untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga menjadi bagian dari identitas budaya masyarakat Kalimantan Selatan. Di tengah perkembangan kuliner modern, keberadaan masakan tradisional perlu terus dijaga agar cita rasa dan nilai budaya yang terkandung di dalamnya tetap dikenal dan dinikmati oleh generasi muda.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....