Ritual Balian Mangkang Huma Menjadi Bagian Penting dalam Pelaksanaan Tiwah

  • 09 Jul 2026 19:49 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Pelaksanaan ritual Tiwah dalam tradisi Dayak Hindu Kaharingan terdiri atas sejumlah tahapan sakral yang sarat makna. Salah satu rangkaian penting adalah Balian Mangkang Huma, yaitu ritual yang dilaksanakan sebagai bagian dari persiapan dan penyucian sebelum memasuki tahapan-tahapan utama dalam upacara Tiwah. Prosesi ini dipimpin oleh rohaniawan Kaharingan sesuai dengan tata cara adat yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Ritual Balian Mangkang Huma bertujuan memohon perlindungan, keselamatan, serta kelancaran seluruh rangkaian pelaksanaan Tiwah. Dalam prosesi tersebut, para rohaniawan atau Basir memanjatkan doa dan mantra suci sebagai bentuk penghormatan kepada Tuhan Yang Maha Esa menurut ajaran Hindu Kaharingan, sekaligus memohon restu bagi keluarga yang melaksanakan upacara adat.

Pemilik rumah Yulianti, mengatakan upacara ini merupakan bentuk penghormatan kami kepada leluhur, sebagai bakti sekaligus wujud menjalankan amanah yang telah diwariskan secara turun-temurun. Rabu, 8 Juli 2026.

"Kami merasa bersyukur karena Ritual Balian Mangkang Huma dapat berjalan dengan lancar. Semoga doa-doa yang dipanjatkan membawa kebaikan, keselamatan, dan menjadi berkah bagi keluarga serta seluruh masyarakat." Ujarnya.

Selain memiliki nilai spiritual, Balian Mangkang Huma juga mencerminkan kuatnya nilai kebersamaan dalam masyarakat Dayak. Keluarga, kerabat, dan warga sekitar bergotong royong mempersiapkan berbagai kebutuhan upacara, mulai dari perlengkapan ritual hingga penyambutan keluarga besar yang datang dari jauh. Semangat kebersamaan tersebut menjadi salah satu kekuatan yang menjaga kelestarian tradisi di tengah perkembangan zaman.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....