Kontingen Katingan Bawakan Medley Budaya Dayak Ngaju di Pesta Kesenian Bali 2026
- 24 Jun 2026 10:36 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Denpasar - Kontingen seni dari Kabupaten Katingan, Provinsi Kalimantan Tengah, sukses mencuri perhatian publik dalam ajang bergengsi Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026. Tampil memukau di Taman Werdhi Budaya Art Centre, Kota Denpasar, pada Minggu, 21 Juni 2026, Sanggar Turus Pambelum yang mewakili kontingen ini menyajikan rangkaian medley kebudayaan Dayak Ngaju yang sarat akan nilai filosofi Huma Betang.
Pertunjukan seni yang dikemas apik dalam bentuk seni pertunjukan kontemporer tanpa meninggalkan akar tradisi ini menampilkan ragam karya orisinal. Mulai dari Tari Nyorat, Karungut "Mahaga Petak Danum", Tari Mangantung Ancak, lagu daerah "Salam Tabe Bara Katingan", hingga Tari Balanga. Kombinasi tarian, ritual adat, dan alunan musik tradisional tersebut berhasil mengenalkan kekayaan kearifan lokal Kalimantan Tengah di hadapan ratusan penonton yang memadati area festival.
Keberhasilan penampilan ini tidak diraih dalam semalam. Pembina Kontingen mengungkapkan bahwa persiapan matang telah dilakukan sejak beberapa bulan sebelum keberangkatan ke Pulau Dewata.
"Para peserta menjalani latihan secara rutin dan intensif untuk mematangkan teknik, kekompakan, serta penguasaan materi pertunjukan. Selain latihan teknis, kami juga memberikan pembinaan mengenai disiplin, etika berkesenian, dan pemahaman mendalam terhadap makna budaya yang dibawakan," ujarnya.
Setibanya di Bali, seluruh tim langsung bergerak cepat melakukan adaptasi panggung dan latihan akhir demi memberikan performa yang maksimal. Kerja keras tersebut terbayar tuntas lewat apresiasi dan riuh tepuk tangan penonton yang hadir di lokasi acara.
Bagi para seniman muda yang terlibat, kesempatan tampil di PKB XLVIII yang dikenal sebagai salah satu panggung budaya paling prestisius di Indonesia—merupakan sebuah impian yang menjadi kenyataan.
"Bisa tampil di Pesta Kesenian Bali itu merupakan suatu kebanggaan tersendiri bagi kami untuk mewakili Kabupaten Katingan dan Kalimantan Tengah. PKB ini adalah panggung impian dan paling bergengsi bagi para seniman. Bisa berdiri di sana, disaksikan banyak orang, dan memperkenalkan budaya kami rasanya keren banget," kata salah satu perwakilan peserta dengan penuh antusias.
Rasa bangga dan haru yang sama juga disampaikan oleh pihak pembina dari dinas terkait. Dedikasi serta semangat juang anak-anak binaannya dinilai berhasil membawa nama baik daerah ke kancah nasional.
"Kami melihat antusiasme, rasa percaya diri, serta kemampuan luar biasa mereka dalam memperkenalkan budaya daerah kepada masyarakat yang lebih luas. Semoga pengalaman berharga ini menjadi motivasi untuk terus berkarya dan melestarikan budaya daerah," ucap Pembina Kontingen.
Menutup momentum bersejarah ini, pihak pembina menitipkan pesan mendalam, khususnya bagi generasi muda dan seluruh masyarakat Kalimantan Tengah, untuk terus menjaga dan mencintai warisan leluhur.
"Mari bersama-sama menjaga, melestarikan, dan mengembangkan budaya daerah yang kita miliki. Budaya merupakan warisan berharga yang menjadi identitas dan kebanggaan kita. Jangan pernah malu untuk mengenal dan memperkenalkan budaya sendiri kepada masyarakat luas. Terus cintai budaya daerah, karena budaya adalah jati diri bangsa," katanya.
Keikutsertaan Kabupaten Katingan dalam ajang tahunan yang diinisiasi Pemerintah Provinsi Bali ini diharapkan dapat menjadi pemantik inspirasi bagi generasi muda di Kalimantan Tengah untuk terus berprestasi dan aktif menjadi pelestari budaya di masa depan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....