Pengrajin Kacapi Lestarikan Alat Musik Tradisional Kalteng

  • 22 Jun 2026 20:49 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Di tengah perkembangan alat musik modern, keberadaan pengrajin kacapi di Kalimantan Tengah masih bertahan dan terus berupaya melestarikan warisan budaya daerah. Kacapi merupakan salah satu alat musik tradisional yang memiliki nilai seni dan sejarah bagi masyarakat Dayak, serta kerap digunakan dalam berbagai kegiatan budaya dan pertunjukan seni.

Proses pembuatan kacapi dilakukan secara teliti, mulai dari pemilihan bahan kayu hingga pemasangan senar yang menghasilkan karakter suara khas. Para pengrajin mengaku tetap mempertahankan teknik pembuatan tradisional agar kualitas suara dan nilai budaya yang terkandung dalam alat musik tersebut tetap terjaga.

Salah seorang pengrajin Ari Krisnanda, mengatakan bahwa minat masyarakat terhadap kacapi masih cukup baik, terutama dari kalangan seniman, pelajar, hingga sanggar seni yang ingin mempelajari dan melestarikan musik tradisional daerah. Selain memenuhi permintaan lokal, beberapa hasil kerajinan juga telah dikenal oleh masyarakat dari luar daerah. Senin, 22 Juni 2026.

"Setiap kacapi dibuat dengan proses yang teliti dan membutuhkan kesabaran. Kami berusaha mempertahankan teknik tradisional agar kualitas suara dan nilai budayanya tetap terjaga," ujarnya.

Melalui ketekunan para pengrajin, kacapi tidak hanya menjadi alat musik, tetapi juga simbol identitas budaya Kalimantan Tengah yang terus diwariskan kepada generasi muda. Diharapkan upaya pelestarian ini mendapat dukungan berbagai pihak agar keberadaan kacapi tetap lestari dan terus bergaung di tengah perkembangan zaman.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....