Camat Bataguh dan Lurah Pulau Kupang Dukung Pengembangan Museum Mini Artefak
- 12 Jun 2026 14:21 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Pelaksana Tugas (Plt) Camat Bataguh, Dino Aries Fahrizal, menyatakan dukungannya terhadap upaya pelestarian sejarah dan budaya lokal melalui pengembangan museum mini yang menyimpan berbagai artefak peninggalan Kerajaan Nyai Undang. Dukungan tersebut diberikan sebagai bentuk komitmen pemerintah kecamatan dalam menjaga warisan budaya yang menjadi bagian penting dari identitas masyarakat Bataguh dan Kabupaten Kapuas.
Menurut Dino Aries, keberadaan museum mini tidak hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan benda-benda bersejarah, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi generasi muda untuk mengenal sejarah daerahnya. Ia menilai berbagai artefak yang masih tersimpan hingga saat ini memiliki nilai sejarah yang tinggi dan perlu dijaga keberadaannya agar tidak hilang ditelan zaman. Rabu, 10 Juni 2026.
"kami berharap masyarakat, khususnya generasi muda, dapat lebih mengenal dan menghargai warisan leluhur yang menjadi bagian dari identitas daerah. Pemerintah Kecamatan Bataguh siap mendukung berbagai upaya pelestarian budaya agar warisan sejarah ini tetap terjaga dan dapat dimanfaatkan sebagai sarana edukasi serta pengembangan potensi wisata budaya di wilayah Bataguh," ujarnya.
Disisi lain Lurah Pulau Kupang Erliansyah Narpan M. Apoi, A. Md bersama masyarakat dan tokoh adat turut berperan aktif dalam mendukung upaya pelestarian situs tersebut. Dukungan diberikan melalui kegiatan pemeliharaan lingkungan sekitar situs, sosialisasi kepada masyarakat, serta mendorong peningkatan kesadaran generasi muda terhadap pentingnya menjaga peninggalan sejarah leluhur.
Selain menjadi pusat pembelajaran sejarah lokal, museum mini artefak Kerajaan Nyai Undang juga diharapkan mampu menarik minat masyarakat serta wisatawan untuk mengenal lebih dekat perjalanan sejarah dan budaya di wilayah Bataguh. Pemerintah Kecamatan Bataguh berkomitmen untuk terus mendorong kolaborasi dengan tokoh adat, budayawan, dan masyarakat dalam upaya pelestarian warisan leluhur tersebut.
Keberadaan museum mini dapat menjadi langkah awal dalam memperkuat kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga peninggalan sejarah sebagai aset budaya yang berharga. Dengan pelestarian yang berkelanjutan, warisan Kerajaan Nyai Undang diharapkan tetap lestari dan dapat diwariskan kepada generasi mendatang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....