Budaya Lokal Tak Lagi Dipandang Kuno oleh Generasi Muda
- 02 Apr 2026 23:45 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Pandangan terhadap budaya lokal di kalangan generasi muda mulai mengalami perubahan.
Jika dahulu budaya kerap dianggap kuno dan tertinggal, kini semakin banyak anak muda yang melihatnya sebagai bagian penting dari identitas diri.
Mahasiswi Ilmu Komunikasi Hindu IAHN-TP Palangka Raya, Natalia, menilai bahwa budaya seharusnya tidak dipandang sebagai sesuatu yang usang, melainkan sebagai jati diri yang patut dibanggakan.
“Budaya merupakan identitas dan jati diri, yang seharusnya dibanggakan, bukan dipandang sebagai sesuatu yang kuno,” ungkapnya saat berdialog di RRI Pro 4 Palangkaraya dalam Program Apresiasi Budaya. (Kamis 2 April 2026).
Ia menjelaskan bahwa meskipun pengaruh budaya luar semakin kuat di era globalisasi, generasi muda saat ini masih menunjukkan kepedulian terhadap budaya lokal. Hal ini terlihat dari berbagai aktivitas di lingkungan kampus yang mulai mengangkat kembali nilai-nilai tradisi, baik melalui kegiatan seni, diskusi, maupun komunitas budaya.
Menurut Natalia, kampus menjadi salah satu ruang strategis dalam menumbuhkan kesadaran tersebut, karena menjadi tempat bertemunya berbagai latar belakang yang dapat saling memperkaya pemahaman budaya.
Ia juga menambahkan bahwa keterbukaan terhadap budaya luar bukanlah ancaman, selama generasi muda tetap memiliki kesadaran akan akar budayanya sendiri.
Dengan semakin tumbuhnya rasa bangga terhadap budaya lokal, diharapkan generasi muda mampu menjadi garda terdepan dalam menjaga sekaligus memperkenalkan budaya daerah ke tingkat yang lebih luas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....