Potensi Ekspor Gaharu Kalteng Sebesar Rp200 Milyar
- 11 Jun 2023 21:15 WIB
- Palangkaraya
KBRN, Palangka Raya: Provinsi
Kalimantan Tengah mendapat kuota ekspor gaharu sebanyak 4 juta kilogram atau 4
ribu ton selama tahun 2023.
Pelaksana tugas Kepala KPPBC TMP C Palangkaraya,Firman Yusuf, mengatakan hanya Kalteng yang mendapat kuota ekspor langsung ramin gaharu buaya ke luar negeri.
“Ini sangat potensial karena yang diberi kuota hanya Kalteng. Daerah lain tidak diberi kuota termasuk Kalbar atau Papua. Tapi ingat, 4 juta kilogram ini bukan stok gudang tapi persediaan di alam. Hasil penelitian BKSDA dan BRIN langsung ke lapangan hasilnya 4 juta kilogram di Kalteng bisa diperdagangkan. Bisa dibayangkan kalau harga per kilogram Rp50 ribu paling rendah, bisa jadi potensi nilai perdagangannya itu Rp200 milyar untuk Ramin Gaharu ini,” katanya beberapa waktu lalu.
Menurut Firman Yusuf, selama ini belum pernah dilakukan ekspor langsung produk ramin gaharu buaya dari Kalimantan Tengah. Setelah terbitnya SK mengenai kuota ekspor gaharu ini diharapkan ada pengusaha yang menindaklanjuti sehingga menjadi ekspor perdana komoditi ramin gaharu buaya.
“SK Kuota terbit tanggal 28 April 2023 dan berlaku satu tahun sampai Desember 2023. Namun kalau ramin gaharu belum bisa tercapai diperdagangkan sebanyak kuota, ada kemungkinan bisa diperpanjang,” lanjutnya.
Firman Yusuf mengungkapkan kendala ekspor gaharu langsung dari Kalteng diantaranya terkait ketersediaan container. Permintaan ramin gaharu buaya biasanya datang dari negara-negara di Timur Tengah, India dan sebagainya.
“Langkah selanjutnya, eksekusi ekspor saja. Kendala hanya terkait logistik, keterseidaan kontainer, dan sarana pengangkut lautnya,” tutupnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....