Pengusaha Sebut Harga Gabah Tergantung Rendemen Padi

  • 19 Apr 2023 22:02 WIB
  •  Palangkaraya

KBRN, Palangka Raya: Harga gabah kering giling di penggilingan Kecamatan Katingan Kuala, Kabupaten Katingan, sebesar Rp5.300 per kilogram.

Sementara pada Maret lalu, pemerintah telah menetapkan harga pembelian untuk Gabah Kering Panen (GKP) di tingkat petani yang sebelumnya Rp 4.200/kg, berdasarkan HPP terbaru naik menjadi Rp 5.000/kg. Gabah Kering Giling (GKG) di penggilingan sebelumnya Rp 5.250/kg, naik menjadi Rp 6.200/kg.

Petani sekaligus Pengusaha Mitra Bulog Pegatan, Untung Slamet, mengatakan harga pembelian gabah kering giling sangat bergantung pada rendemen. Rendemen padi sendiri adalah persentase dari berat beras yang dihasilkan dari penggilingan gabah atau padi yang digiling.

Menurutnya, ketika cuaca ekstrem atau karena adanya hama, rendemen padi bisa sampai di bawah 47 persen.

"Itu untuk menutupi, jadi yang bagus menutupi yang jelek. Harga Rp5.300 bagus lah. Yang kita kelola kan rendemennya. Kalau beras nggak sesuai rendemennya ya kita KO juga. Kalau dalam satu kwintal rendemen beras hasil giling kita nggak sesuai dengan yang kita beli, kita harus nutupin," ucapnya.

Untung Slamet mengatakan ketika kondisi padi sehat, cuaca dan pengelolaan baik, rendemen padi bisa mencapai 70 persen. Dengan besarnya presentasi jumlah beras yang dihasilkan dari 100 kilogram beras, maka penggilingan juga berani memberi dengan harga tinggi bahkan sampai Rp6.000 sekalipun.

Untuk itu menurut pengusaha penggilingan mitra Bulog di Pegatan ini pihaknya selalu saling sharing dengan petani sesuai keadaan rendemen padi.

Ia menambahkan selama kurang lebih 2 bulan ini, penyerapan beras dari hasil produksi petani binaan untuk Bulog sebanyak 300 ton beras.

Saat ini petani di Pegatan Katingan Kuala Kabupaten Katingan mulai menanam padi untuk musim tanam berikutnya yang diperkirakan panen sekitar bulan Juni mendatang.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....