Ngopi Tanpa Suara di Warkop Tuli Palangka Raya
- 19 Jun 2025 11:30 WIB
- Palangkaraya
Video
KBRN, Palangka Raya: Sebuah tempat ngopi dengan konsep unik hadir di Kota Palangka Raya. Warung Kopi Tuli, yang menjadi warung kopi pertama dengan konsep ramah tuli di kota ini, kembali aktif beroperasi sejak Januari 2025 setelah sempat vakum sejak dibuka pada 2024.
Berlokasi strategis di samping Jembatan Kahayan, Warkop Tuli terbuka untuk semua kalangan, baik teman tuli maupun masyarakat umum. Suasana warkop ini berbeda dari tempat ngopi lainnya. Musik tetap terdengar, namun komunikasi utama dilakukan melalui bahasa isyarat.
Pengunjung tidak perlu berbicara saat memesan, cukup menunjuk menu yang tersedia. Di setiap sudut warkop, pengunjung juga bisa menemukan dekorasi dinding yang menampilkan abjad bahasa isyarat, sebagai sarana edukasi dan untuk memudahkan komunikasi.
Pemilik Warung Kopi Tuli, Susi, mengungkapkan bahwa motivasi mendirikan tempat ini datang dari pengalaman pribadi bersama anaknya, Goldia, yang merupakan penyandang tuli sebagian.
“Anak saya punya sisa pendengaran di telinga kiri. Tapi ia butuh ruang nyaman untuk berkumpul bersama komunitasnya. Di luar, mereka masih sering tidak diterima. Di sini mereka bisa ngobrol, diskusi, bahkan tertawa dengan bahasanya sendiri. Mereka merasa ini rumah mereka, tanpa diskriminasi,” ujar Susi, Selasa (6/5/2025).
Salah satu pengunjung, Andri, mengaku tertarik datang karena konsep yang ditawarkan sangat unik dan inklusif. “Ini menarik, karena pertama kalinya ada warkop seperti ini di Palangka Raya. Jadi makin seru,” ucapnya.
Andri juga mengaku mendapat pengalaman baru karena dapat berinteraksi langsung dengan teman tuli. “Pertama kali saya mencoba berkomunikasi langsung dengan teman tuli, dan ternyata sangat menyenangkan. Ini pengalaman yang membuka wawasan baru,” katanya.
Kehadiran Warkop Tuli diharapkan menjadi ruang inklusi yang mendorong masyarakat untuk lebih mengenal dan menghargai keberagaman dalam berkomunikasi. Tempat ini menjadi bukti bahwa perbedaan tidak menghalangi terbentuknya komunitas yang solid dan saling peduli.