Mana Penulisan yang Tepat, Nafas atau Napas?

  • 15 Sep 2024 19:40 WIB
  •  Palangkaraya

KBRN, Palangka Raya : Sebagai alat pemersatu bangsa, bahasa Indonesia dijadikan salah satu mata pelajaran di sekolah. Melalui bahasa Indonesia, seseorang dapat berkomunikasi dengan masyarakat lainnya, meskipun berbeda suku, adat dan budaya.

Penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar, tak hanya dapat meningkatkan keterampilan komunikasi namun juga mengasah kemampuan menulis. Sebab, seseorang dalam menulis dituntut menggunakan kata baku yang sesuai dengan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

Namun sayangnya, kemampuan bertutur bahasa Indonesia yang fasih belum dibarengi dengan kemampuan penulisan yang benar. Hasilnya, banyak masyarakat yang keliru oleh penulisan kata-kata tertentu, salah satunya kata "nafas" atau "napas".

Menurut KBBI, penulisan kata baku yang benar adalah napas. Sedangkan nafas, merupakan bentuk tidak baku. Kata napas mengandung makna udara yang dihisap melalui melalui hidung atau mulut ke paru-paru dan kemudian diembuskan kembali.

Selain itu, kata napas juga memiliki makna dalam konteks lain yaitu, sebagai warna kuning kemerah-merahan. Hal ini jika merujuk mengenai warna bulu hewan, terutama pada kuda. Maka kata yang tepat adalah napas bukan nafas.

Setelah mengetahui makna dan penulisan yang benar, maka gunakanlah kata yang sesuai dengan pedoman yang berlaku dalam KBBI. Hal ini untuk membantu mencerdaskan anak bangsa terhadap aturan tata bahasa Indonesia.


Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....