Bukan Tanpa Batas, Ini Cara Tepat Simpan Makanan di Kulkas Agar Awet
- 30 Sep 2026 06:15 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Menyimpan makanan di dalam kulkas sering dianggap sebagai cara sederhana agar bahan makanan lebih awet. Namun, makanan yang sudah dimasukkan ke dalam kulkas tetap bisa mengalami perubahan rasa, tekstur, bahkan kerusakan jika disimpan dengan cara yang kurang tepat.
Salah satu penyebabnya adalah suhu kulkas yang tidak sesuai. Suhu yang terlalu tinggi dapat membuat pertumbuhan mikroorganisme berlangsung lebih cepat, sementara suhu yang terlalu rendah dapat memengaruhi tekstur beberapa jenis makanan. Karena itu, pengaturan suhu perlu diperhatikan sesuai dengan jenis makanan yang disimpan.
Cara menyimpan makanan juga berpengaruh. Makanan yang sudah dimasak sebaiknya ditempatkan dalam wadah tertutup sebelum dimasukkan ke kulkas. Selain membantu menjaga kualitas makanan, wadah tertutup dapat mengurangi risiko kontaminasi dan mencegah aroma makanan tertentu bercampur dengan makanan lainnya.
Kulkas yang terlalu penuh juga dapat mengganggu sirkulasi udara dingin sehingga suhu di dalamnya tidak merata. Untuk makanan dalam jumlah banyak, membaginya ke dalam wadah yang lebih kecil dapat membantu proses pendinginan berlangsung lebih cepat. Makanan juga sebaiknya tidak dibiarkan terlalu lama pada suhu ruang sebelum disimpan.
Lama penyimpanan tidak kalah penting. Kulkas dapat memperlambat kerusakan makanan, tetapi bukan berarti makanan bisa disimpan tanpa batas waktu. Setiap jenis makanan memiliki daya simpan berbeda, sehingga makanan yang lebih dulu disimpan sebaiknya digunakan terlebih dahulu.
Kebersihan kulkas juga perlu diperhatikan. Tumpahan makanan, sisa bahan yang sudah rusak, atau wadah yang kotor dapat menjadi sumber kontaminasi. Bahan makanan mentah seperti daging dan hasil laut sebaiknya disimpan dalam wadah tertutup dan dipisahkan dari makanan yang siap disantap untuk mengurangi risiko kontaminasi silang.
Menata isi kulkas secara teratur, menggunakan wadah yang bersih dan tertutup, serta memperhatikan waktu penyimpanan dapat membantu makanan tetap dalam kondisi baik lebih lama. Jika makanan sudah berubah warna, berbau tidak biasa atau menunjukkan tanda kerusakan, sebaiknya tidak dikonsumsi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....