Hari Peringatan G30S/PKI, Ketahui Sejarahnya

  • 30 Sep 2026 15:38 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Peristiwa Gerakan 30 September 1965 merupakan salah satu momen paling kelam yang menorehkan luka mendalam bagi bangsa Indonesia. Tragedi ini meninggalkan jejak trauma serta perpecahan sosial yang dampaknya masih terasa hingga masa kini.

Dilansir dari laman Telkom University, pada dini hari tanggal 1 Oktober 1965, kelompok militer yang menamakan diri G30S melakukan aksinya secara terencana. Mereka mengincar perwira tinggi Angkatan Darat melalui tindakan penculikan serta pembunuhan di beberapa lokasi strategis.

Latar belakang insiden ini dipicu oleh eskalasi konflik politik dan pertentangan ideologi yang sangat tajam pada masa itu. Partai Komunis Indonesia berusaha memperkuat pengaruhnya hingga menimbulkan ketegangan intensif dengan pihak militer.

Kelompok G30S juga sempat menguasai Radio Republik Indonesia untuk menyiarkan berbagai propaganda politik kepada masyarakat luas. Dalam siaran tersebut, mereka melontarkan tuduhan bahwa Dewan Jenderal berencana melakukan tindakan kudeta terhadap pemerintah.

Panglima Kostrad Jenderal Soeharto kemudian mengambil alih komando untuk mengendalikan situasi keamanan yang penuh kekacauan. Pihak militer bergerak cepat guna menumpas gerakan tersebut serta mengamankan obyek-obyek vital di Jakarta.

Penumpasan gerakan tersebut berlanjut pada operasi pembersihan berskala besar terhadap pihak-pihak yang terafiliasi dengan partai. Dampaknya adalah terjadi perubahan konstelasi politik nasional serta dominasi militer yang semakin menguat dalam pemerintahan.

Peringatan atas tragedi sejarah ini menjadi pelajaran berharga akan pentingnya merawat persatuan seluruh elemen bangsa. Masyarakat diharapkan terus mengedepankan toleransi serta musyawarah agar luka kelam masa lalu tidak terulang kembali.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....