Hari Kesadaran Kerugian dan Limbah Makanan Internasional, Kurangi Limbah Makanan
- 29 Sep 2026 17:56 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Hari Kesadaran Kerugian dan Limbah Makanan Internasional diperingati setiap 29 September untuk meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya mengurangi kehilangan dan pemborosan pangan. Pada 2026, peringatan ini memasuki tahun ketujuh dengan tema “Potensi Transformatif dari Pengurangan Kerugian dan Limbah Makanan”.
Dilansir dari laman UN Environment Programme, tema tersebut menekankan bahwa pengurangan kerugian dan limbah makanan dapat membawa perubahan positif pada sistem pangan. Upaya ini tidak hanya berkaitan dengan mengurangi makanan yang terbuang, tetapi juga mendukung sistem pangan yang lebih berkelanjutan dan tangguh.
Mengurangi kerugian dan limbah makanan juga berperan dalam menjaga sumber daya alam dan keanekaragaman hayati. Selain itu, langkah tersebut dapat membantu mengurangi pencemaran serta emisi gas rumah kaca yang berkaitan dengan sistem pangan.
Peringatan ini juga menjadi pengingat bahwa makanan yang diproduksi membutuhkan sumber daya berupa lahan, air, dan energi. Ketika makanan hilang atau terbuang, sumber daya yang digunakan dalam proses produksinya turut menjadi tidak optimal.
Pengurangan limbah makanan memiliki kaitan erat dengan ketahanan pangan dan pemenuhan gizi masyarakat. Pemanfaatan makanan yang sudah diproduksi secara lebih baik dapat membantu meningkatkan efisiensi sistem pangan sekaligus mendukung ketersediaan pangan bagi masyarakat.
Upaya tersebut membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari produsen, pelaku usaha, pemerintah, akademisi, masyarakat sipil, hingga konsumen. Inovasi dan penerapan konsep ekonomi sirkular juga dapat membuka peluang untuk mencegah, mengurangi, menggunakan kembali, dan memanfaatkan kembali pangan yang sebelumnya berpotensi terbuang.
Peringatan Hari Kesadaran Kerugian dan Limbah Makanan Internasional menjadi momentum untuk memperkuat tindakan bersama dalam mengurangi pangan yang hilang dan terbuang. Langkah tersebut sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan 12, khususnya target 12.3 yang menargetkan pengurangan separuh limbah makanan per kapita pada tingkat ritel dan konsumen serta pengurangan kehilangan pangan sepanjang rantai produksi dan pasokan pada 2030.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....