Ubi Cilembu Manis, Amankah Dikonsumsi saat Diet?

  • 22 Sep 2026 13:49 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Ubi Cilembu dikenal sebagai salah satu jenis ubi jalar yang memiliki rasa sangat manis, terutama setelah dipanggang. Rasa manis tersebut kerap membuat orang yang sedang menjalani program penurunan berat badan khawatir karena menganggap kandungan gula yang tinggi dapat menghambat diet. Namun, rasa manis pada ubi tidak serta-merta berarti makanan tersebut harus dihindari.

Pada dasarnya, ubi merupakan sumber karbohidrat kompleks yang juga mengandung serat. Kementerian Kesehatan menyebut ubi sebagai salah satu pilihan sumber karbohidrat kompleks. Kandungan serat dapat membantu memberikan rasa kenyang lebih lama dan memperlambat penyerapan glukosa.

Meski demikian, porsi tetap menjadi hal penting bagi orang yang sedang diet. Ubi Cilembu tetap mengandung karbohidrat dan kalori, sehingga mengonsumsinya dalam jumlah berlebihan tetap dapat meningkatkan total asupan energi harian. Dengan kata lain, rasa manis bukan satu-satunya ukuran apakah ubi tersebut cocok untuk diet; jumlah yang dikonsumsi dan keseluruhan pola makan juga perlu diperhatikan.

Cara pengolahan juga berpengaruh terhadap respons gula darah. Kementerian Kesehatan menjelaskan bahwa indeks glikemik suatu pangan dapat dipengaruhi oleh cara pengolahan serta jumlah karbohidrat dalam satu porsi. Karena itu, ubi sebaiknya tidak ditambah gula, susu kental manis, sirup, atau bahan tinggi kalori lainnya jika dikonsumsi sebagai bagian dari menu diet.

Jadi, ubi Cilembu masih dapat menjadi bagian dari pola makan untuk menurunkan berat badan, selama porsinya disesuaikan dengan kebutuhan energi dan tidak dikonsumsi secara berlebihan. Prinsipnya bukan menghindari makanan yang terasa manis secara alami, melainkan mengatur jumlah, cara pengolahan, serta keseimbangan makanan secara keseluruhan.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....