Hari Keselamatan Pasien Sedunia, Keselamatan Jadi Prioritas Utama

  • 17 Sep 2026 23:54 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Hari Keselamatan Pasien Sedunia diperingati setiap 17 September sebagai momentum untuk meningkatkan perhatian terhadap keselamatan dalam pelayanan kesehatan. Pada 2026, Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO mengangkat tema keselamatan perawatan bagi penyakit tidak menular atau noncommunicable diseases (NCDs), dengan slogan “Safe care for life!”.

Dilansir dari laman WHO, penyakit tidak menular mencakup berbagai kondisi jangka panjang, seperti penyakit kardiovaskular, kanker, diabetes, serta penyakit pernapasan kronis. Kondisi tersebut dapat dialami oleh berbagai kelompok usia dan sering membutuhkan perawatan berkelanjutan sepanjang kehidupan.

WHO menyebutkan bahwa secara global, satu dari sepuluh pasien mengalami bahaya selama menerima pelayanan kesehatan, dan sekitar setengah dari kejadian tersebut diperkirakan dapat dicegah. Pasien dengan penyakit tidak menular memiliki kerentanan lebih tinggi karena membutuhkan pengobatan dan berinteraksi dengan sistem kesehatan secara berulang dalam jangka panjang.

Risiko keselamatan dapat muncul dalam berbagai tahapan pelayanan, mulai dari pencegahan, deteksi dini, diagnosis, pengobatan, hingga pengelolaan penyakit dalam jangka panjang. Risiko tersebut juga dapat terjadi di berbagai lingkungan, termasuk fasilitas kesehatan, rumah, maupun komunitas.

Karena itu, WHO menekankan pentingnya sistem kesehatan yang kuat dan terintegrasi serta dukungan terhadap tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan yang aman. Penguatan layanan kesehatan primer dan upaya mengatasi berbagai hambatan akses pelayanan menjadi bagian penting untuk mengurangi risiko bahaya yang dapat dicegah.

Peringatan tahun ini juga mendorong keterlibatan aktif masyarakat yang hidup dengan penyakit tidak menular dalam proses perawatan mereka. Pengalaman pasien, keterlibatan dalam pengambilan keputusan, serta peningkatan literasi kesehatan dinilai dapat membantu menciptakan pelayanan yang lebih aman dan bermutu.

Melalui Hari Keselamatan Pasien Sedunia 2026, WHO mengajak pemerintah, tenaga kesehatan, pasien, keluarga, komunitas, dan berbagai pemangku kepentingan untuk memperkuat upaya keselamatan pasien. Peringatan ini menjadi pengingat bahwa pelayanan yang aman perlu dijaga secara berkelanjutan agar masyarakat yang hidup dengan penyakit tidak menular dapat memperoleh perawatan yang berkualitas sepanjang kehidupannya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....