Hari Demokrasi Internasional, Momentum Memperkuat Suara Rakyat

  • 15 Sep 2026 20:40 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Hari Demokrasi Internasional diperingati setiap 15 September sebagai momentum untuk meninjau kembali kondisi demokrasi di berbagai belahan dunia. Perserikatan Bangsa-Bangsa menetapkan peringatan ini melalui Resolusi Majelis Umum PBB 62/7, dengan tujuan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya demokrasi.

Dilansir dari laman United Nations, demokrasi merupakan cita-cita yang diakui secara universal sekaligus menjadi salah satu nilai dan prinsip utama Perserikatan Bangsa-Bangsa. Demokrasi juga menciptakan lingkungan yang mendukung perlindungan serta pemenuhan hak asasi manusia secara efektif.

Peringatan Hari Demokrasi Internasional menjadi kesempatan untuk mengingat bahwa demokrasi bukan sekadar penyelenggaraan pemilihan umum. Demokrasi merupakan proses yang membutuhkan partisipasi penuh masyarakat, pemerintah, lembaga negara, organisasi masyarakat sipil, serta berbagai pihak lainnya.

Kebebasan berpendapat dan berekspresi menjadi bagian penting dalam kehidupan demokratis karena memungkinkan masyarakat menyampaikan pandangan tanpa campur tangan. Hak tersebut juga tercantum dalam Pasal 19 Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia dan memiliki keterkaitan erat dengan kebebasan pers.

Pada peringatan tahun 2026, Perserikatan Bangsa-Bangsa menekankan pentingnya proses demokrasi deliberatif yang membuka ruang bagi beragam suara dalam pengambilan keputusan. Dialog, kolaborasi, dan keterlibatan masyarakat dinilai dapat memperkuat kepercayaan serta mendorong pemerintahan yang lebih responsif, inklusif, dan efektif.

PBB juga terus mendukung demokrasi melalui penguatan tata pemerintahan yang baik, institusi demokratis, akuntabilitas, masyarakat sipil, serta perlindungan hak asasi manusia. Melalui United Nations Democracy Fund, dukungan turut diberikan kepada berbagai inisiatif masyarakat sipil untuk mendorong partisipasi masyarakat dalam proses demokrasi.

Hari Demokrasi Internasional menjadi pengingat bahwa demokrasi perlu dijaga dan diwujudkan melalui keterlibatan masyarakat dalam kehidupan publik. Dengan mengedepankan dialog, menghargai perbedaan pendapat, dan memastikan setiap suara mendapat ruang, demokrasi dapat terus berkembang sebagai fondasi masyarakat yang damai, inklusif, dan berkeadilan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....