Ketersediaan Sumber Air Penting Dukung Upaya Pemadaman Karhutla
- 15 Sep 2026 20:42 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Ketersediaan sumber air di wilayah hutan dan lahan yang berpotensi kebakaran menjadi hal penting yang perlu diperhatikan pemerintah. Pasalnya, masih terdapat beberapa wilayah dengan jangkauan sumber air cukup jauh sehingga menyulitkan upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Hal tersebut menjadi kendala yang dihadapi Petugas Pemadam Kebakaran TNI AD saat melakukan pemadaman lahan terbakar di Jalan Tjilik Riwut kilometer 20, Senin, 14 September 2026. Komandan Regu Damkar TNI AD, Gibran, mengatakan pihaknya harus mengambil air bersih di kilometer 21 agar upaya pemadaman dapat segera dilakukan.
“Kalau sumber air kebetulan agak jauh jangkauannya karena kalau kita ambil yang di bawah jembatan kemungkinan airnya kotor. Jadi kalau mobil damkar ini saringannya tidak boleh kotor. Apabila saringannya kotor maka airnya susah untuk disedot. Jadi kami ambil air di kilometer 21," katanya, Senin, 14 September 2026.
Lebih lanjut, pemilik lahan, Batarung, mengatakan pemerintah perlu membuat sumur bor di setiap wilayah RT untuk memudahkan warga dan petugas pemadam kebakaran dalam penanganan karhutla. Dengan ketersediaan air yang dekat dan memadai, pemadaman karhutla dapat dilakukan dengan lebih cepat.
“Kalau boleh itu untuk tidak terjadi kebakaran yang besar. Kalau bisa setiap RT ataupun perlingkungan itu diperkuat dengan sumur bor misalnya. Lalu diberikan mesin pompa untuk dijaga bersama. Karena alat-alat kecil itu kalau sudah terbakar nggak sanggup lagi kita,” katanya.
Menurut Batarung, sumber air menjadi salah satu kebutuhan utama dalam penanganan karhutla, karena kendaraan pemadam berukuran besar juga membutuhkan pasokan air yang memadai. Karena itu, penyediaan sumur bor dan mesin pompa di lingkungan warga dinilai dapat memperkuat upaya penanganan kebakaran sejak dini.
Pemerintah dan masyarakat diharapkan dapat bersama-sama memperkuat kesiapsiagaan menghadapi karhutla, termasuk memastikan ketersediaan sumber air di lokasi rawan. Masyarakat juga diimbau mengurangi pembakaran saat membuka lahan serta memastikan api tidak menyebar dan segera melaporkan jika terjadi kebakaran.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....