Sungai Surut karena Kemarau Berbahaya untuk Tempat Wisata
- 14 Sep 2026 10:12 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Fenomena surutnya air sungai akibat kemarau kerap dimanfaatkan sebagian warga untuk berkumpul dan berfoto di area dasar sungai yang mengering. Namun, petugas mengimbau masyarakat agar tidak menjadikan dasar sungai sebagai objek wisata mendadak karena area tersebut menyimpan bahaya tersembunyi yang mengancam keselamatan.
Pakar hidrologi menjelaskan bahwa bentang alam sungai yang surut memiliki topografi yang tidak rata dan dipenuhi palung atau cekungan dalam. Selain risiko terjebak dasar lumpur hisap, adanya sisa kayu tajam, bebatuan licin, serta benda keras yang terseret arus sangat rentan memicu cedera fisik bagi pengunjung.
Ancaman terbesar yang paling mematikan adalah risiko banjir kiriman atau luapan air mendadak dari kawasan hulu. Perubahan arus dan debit air yang terjadi secara tiba-tiba dapat menjebak warga yang berada di tengah aliran sungai dalam hitungan detik hingga berpotensi memicu korban tenggelam.
Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengimbau warga serta orang tua untuk melarang anak-anak beraktivitas di sepanjang bantaran dan dasar sungai. Pemasangan papan peringatan bahaya serta patroli berkala terus ditingkatkan guna mencegah masyarakat nekat melakukan rekreasi di lokasi rawan tersebut.
Kewaspadaan bersama dari masyarakat Palangka Raya sangat diperlukan untuk menjaga keamanan lingkungan selama kondisi sungai belum stabil. Mengabaikan larangan bermain di sungai surut hanya akan membuka celah terjadinya kecelakaan air yang membahayakan jiwa. Masyarakat diimbau memilih lokasi wisata resmi yang terjamin tingkat keamanannya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....