Kebakaran Hutan dan Lahan di Kalimantan, Banyak Satwa Turut Menjadi Korban
- 09 Sep 2026 13:28 WIB
- Palangkaraya
Poin Utama
- Kebakaran Hutan Lahan
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan tidak hanya berdampak terhadap kualitas udara dan lingkungan, tetapi juga mengancam keberlangsungan hidup banyak satwa yang berada di kawasan terdampak.
Kobaran api yang meluas membuat sejumlah satwa kehilangan habitat dan kesulitan menyelamatkan diri. Beberapa satwa yang ditemukan menjadi korban kebakaran di antaranya Orang Utan, Ular dan Landak.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa dampak Karhutla tidak hanya dirasakan oleh masyarakat, tetapi juga mengancam ekosistem dan berbagai jenis satwa yang hidup di kawasan hutan dan lahan.
Satwa yang berada di sekitar lokasi kebakaran terpaksa mencari tempat perlindungan dan berpindah ke kawasan lain untuk menghindari kobaran api. Namun, tidak semua satwa mampu menyelamatkan diri, terutama ketika api bergerak cepat dan membakar vegetasi yang menjadi habitat mereka.
Salah satu warga masyarakat, Rudi mengatakan keberadaan satwa yang menjadi korban kebakaran merupakan salah satu dampak yang cukup memprihatinkan dari Karhutla.
“Selain asap dan kerusakan lingkungan, kita juga melihat dampaknya terhadap hewan. Ada orang utan, ular dan landak yang menjadi korban. Ini tentu sangat disayangkan karena mereka juga merupakan bagian dari ekosistem,” ujarnya, Rabu, 9 September 2026.
Menurutnya, masyarakat perlu meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu terjadinya kebakaran, terutama saat kondisi cuaca panas dan lahan dalam keadaan kering.
Ia juga mengimbau masyarakat yang menemukan satwa liar dalam kondisi terluka atau terdampak kebakaran agar tidak melakukan penanganan secara sembarangan dan segera melaporkannya kepada pihak yang berwenang atau petugas terkait.
Upaya pencegahan Karhutla dinilai menjadi langkah penting untuk melindungi tidak hanya masyarakat dari bahaya asap dan kebakaran, tetapi juga menjaga habitat serta populasi satwa liar yang menjadi bagian penting dari keseimbangan ekosistem.
Masyarakat diharapkan turut berperan aktif dalam mencegah Karhutla dengan tidak membakar lahan sembarangan, segera melaporkan apabila melihat titik api, serta menjaga lingkungan di sekitar kawasan tempat tinggal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....