Hari Udara Bersih Internasional untuk Langit Biru, Dorong Aksi Berkelanjutan

  • 07 Sep 2026 06:38 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Hari Udara Bersih Internasional untuk Langit Biru diperingati setiap 7 September sebagai momentum global untuk meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya kualitas udara. Pada 2026, peringatan ini memasuki tahun ketujuh dan menekankan pentingnya tindakan bersama untuk menciptakan udara yang lebih bersih serta langit yang lebih biru.

Dilansir dari laman Climate and Clean Air Coalition, peringatan tersebut berangkat dari perhatian terhadap polusi udara yang menjadi salah satu risiko lingkungan terbesar bagi kesehatan manusia. Perserikatan Bangsa-Bangsa menetapkan 7 September sebagai Hari Udara Bersih Internasional untuk Langit Biru melalui resolusi Majelis Umum PBB pada 2020, setelah didorong oleh Climate and Clean Air Coalition, Program Lingkungan PBB, dan Republik Korea.

Pada 2026, kampanye Hari Udara Bersih menyoroti alasan ekonomi yang semakin kuat untuk melakukan pengendalian polusi udara sekaligus menangani perubahan iklim. UNEP dan Climate and Clean Air Coalition akan menempatkan temuan baru mengenai manfaat ekonomi dari tindakan terpadu di bidang iklim dan kualitas udara sebagai bagian penting dari kampanye tahun ini.

Kajian tersebut membahas manfaat ekonomi dari upaya pengendalian polusi udara dan perubahan iklim secara bersamaan, termasuk biaya serta manfaat dari 25 langkah terpadu. Kajian itu juga mengidentifikasi pembaruan kebijakan dan pembiayaan yang dapat mempercepat penerapan berbagai solusi untuk meningkatkan kualitas udara.

Polusi udara tidak hanya berdampak terhadap kesehatan, tetapi juga dapat menghambat perekonomian dan kesejahteraan masyarakat. Sumber polusi seperti pembakaran bahan bakar fosil dan biomassa juga menghasilkan emisi gas rumah kaca yang berkontribusi terhadap pemanasan bumi.

Dampak pencemaran udara juga dirasakan secara tidak merata, terutama oleh kelompok rentan seperti ibu hamil, bayi, anak-anak, lansia, masyarakat berpenghasilan rendah, dan komunitas yang secara historis terpinggirkan. Karena itu, peringatan ini mendorong kerja sama lintas negara dan berbagai sektor agar upaya memperbaiki kualitas udara dapat memberikan manfaat bagi kesehatan sekaligus mendukung kesejahteraan ekonomi.

Peringatan Hari Udara Bersih Internasional untuk Langit Biru menjadi pengingat bahwa udara bersih merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan tindakan di tingkat individu, nasional, regional, hingga internasional. Pada 2026, masyarakat juga diajak membagikan aksi nyata untuk udara bersih melalui media sosial dengan tanda pagar #CleanAirDay sebagai bagian dari gerakan global tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....