Kualitas Udara Tidak Sehat, Pertamina Bagikan Ribuan Masker
- 31 Agt 2026 23:36 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya— PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan melalui Sales Area Kalimantan Tengah dan Aviation Fuel Terminal (AFT) Tjilik Riwut melakukan aksi sosial di tengah kondisi kabut asap. Kegiatan diisi dengan membagikan 14.000 masker dan 2.800 vitamin kepada masyarakat, relawan, serta petugas penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kota Palangka Raya.
Bantuan kesehatan sebanyak 1.400 paket itu disalurkan secara bertahap pada akhir pekan lalu di tujuh lokasi. Lokasi penyaluran meliputi kawasan dekat titik api di Jalan Karanggan, Kelurahan Tanjung Pinang dan Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Menteng.
Selain itu bantuan juga diberikan di Posko BPBD Kantor Kecamatan Jekan Raya, Posko Dalkarhutla Dinas Kehutanan Provinsi Kalteng, Posko BPBD Kota Palangka Raya, serta melalui SPBU 64.731.12 Pal 12 dan SPBU 64.731.13 Jalan Soekarno.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Edi Mangun, mengatakan pembagian masker dan vitamin ini merupakan bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat, relawan, dan petugas di lapangan yang berisiko tinggi terpapar kabut asap.
“Masyarakat, relawan, dan petugas yang berada di sekitar titik api menghadapi risiko paparan kabut asap yang lebih tinggi. Melalui penyaluran masker dan vitamin ini, kami berharap dapat membantu melindungi kesehatan mereka sekaligus mendukung upaya penanganan karhutla di Kota Palangka Raya,” ujar Edi, Minggu, 30 Agustus 2026.
Penyaluran dilakukan berkoordinasi dengan BPBD dan instansi terkait agar tepat sasaran ke lokasi yang membutuhkan. Pertamina juga mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan saat kualitas udara memburuk, menggunakan masker, mencukupi cairan, dan tidak membuka lahan dengan cara membakar.
Masyarakat diminta segera melapor jika menemukan titik api. “Pertamina Patra Niaga akan terus berkoordinasi dengan para pemangku kepentingan serta memantau kondisi di lapangan untuk mendukung kebutuhan penanganan dampak karhutla," ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....