Makanan yang Dianjurkan saat Kabut Asap, Bantu Jaga Daya Tahan Tubuh

  • 01 Sep 2026 04:33 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Saat kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menyelimuti suatu wilayah, masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap kualitas udara.

Selain membatasi aktivitas di luar ruangan dan melindungi saluran pernapasan, mengonsumsi makanan bergizi seimbang dapat membantu menjaga kondisi tubuh selama menghadapi paparan polusi udara.

Buah-buahan yang kaya vitamin C, seperti jeruk, jambu biji, kiwi, dan pepaya, dapat menjadi pilihan dalam menu harian. Vitamin C berperan sebagai antioksidan yang membantu melindungi sel tubuh dari dampak radikal bebas. Konsumsi buah sebaiknya tetap menjadi bagian dari pola makan yang beragam, bukan dianggap sebagai penangkal langsung paparan asap.

Sayuran berwarna hijau dan beragam, seperti bayam, brokoli, sawi, serta wortel, juga dianjurkan karena mengandung berbagai vitamin, mineral, serat, dan senyawa antioksidan. Mengolah sayuran dengan cara direbus, dikukus, atau ditumis ringan dapat menjadi pilihan untuk mempertahankan kandungan gizinya.

Selain itu, ikan, telur, kacang-kacangan, dan sumber protein lainnya penting untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh. Masyarakat juga dianjurkan mencukupi kebutuhan cairan dengan minum air putih secara teratur, terutama ketika cuaca panas atau tubuh lebih banyak kehilangan cairan.

Meski makanan bergizi dapat membantu menjaga kondisi tubuh, tidak ada jenis makanan tertentu yang dapat secara langsung menghilangkan partikel PM2,5 dari paru-paru.

Karena itu, ketika kabut asap berada pada tingkat tidak sehat hingga berbahaya, langkah utama tetap membatasi aktivitas di luar ruangan, menggunakan masker yang sesuai saat harus keluar, serta memantau informasi kualitas udara dari sumber resmi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....