Tanaman Hias Indoor dan Pohon Pelindung Bantu Kurangi Polutan Udara di Lingkungan

  • 01 Sep 2026 05:11 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Tanaman hias yang ditempatkan di dalam ruangan dan pohon pelindung di lingkungan terbuka dinilai dapat membantu meningkatkan kualitas udara.

Kehadiran vegetasi dapat menangkap sebagian partikel di udara, termasuk debu dan partikulat yang berasal dari berbagai sumber pencemaran.

Sejumlah tanaman hias indoor seperti lidah mertua, sirih gading, dan tanaman laba-laba kerap digunakan sebagai bagian dari penghijauan dalam ruangan. Selain memberikan nilai estetika, tanaman tersebut dapat membantu menyerap sejumlah senyawa dari udara melalui proses alami tanaman. Namun, kemampuan tanaman dalam kondisi nyata sangat bergantung pada jenis tanaman, luas daun, pencahayaan, ventilasi, serta kondisi ruangan.

Sementara itu, pohon pelindung memiliki peran penting dalam membantu mengurangi paparan polusi di ruang terbuka. Tajuk dan daun pohon dapat menangkap sebagian debu serta partikulat, sekaligus memberikan keteduhan dan membantu menciptakan lingkungan yang lebih nyaman. Penanaman pohon di sepanjang jalan, halaman rumah, dan ruang publik karena itu dapat menjadi salah satu upaya pendukung dalam menjaga kualitas lingkungan.

Ketika terjadi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan, keberadaan tanaman tetap bermanfaat sebagai bagian dari penghijauan, tetapi tidak dapat dianggap sebagai pengganti langkah perlindungan utama. Kabut asap dapat mengandung partikulat halus yang berbahaya bagi kesehatan, sehingga masyarakat tetap perlu mengurangi aktivitas di luar ruangan dan menggunakan perlindungan yang sesuai ketika kualitas udara memburuk.

Penghijauan dengan tanaman hias indoor dan pohon pelindung pada akhirnya dapat menjadi salah satu langkah sederhana untuk menciptakan lingkungan yang lebih sehat.

Meski demikian, pengendalian sumber polusi, peningkatan ventilasi yang tepat, pemantauan kualitas udara, serta pencegahan kebakaran hutan dan lahan tetap menjadi langkah utama untuk mengurangi paparan polutan berbahaya, termasuk debu, asap, dan senyawa organik volatil atau VOC.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....