Tips Lengkap bagi Penderita Asma untuk Menjaga Kesehatan Pernapasan

  • 01 Sep 2026 05:19 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya- Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) membawa ancaman serius bagi kesehatan, terutama bagi penderita asma.

Kabut asap karhutla mengandung kombinasi partikel halus (PM2.5), gas beracun seperti karbon monoksida, dan senyawa kimia iritan yang dapat dengan cepat memicu serangan asma, penyempitan saluran napas, hingga penurunan fungsi paru-paru.

Sebagai langkah antisipasi dan perlindungan diri, berikut adalah tips praktis yang wajib diterapkan oleh penderita asma saat berhadapan dengan bencana asap karhutla:

  • Pantau Kualitas Udara Secara Berkala: Cek Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) atau aplikasi pemantau kualitas udara harian. Saat angka menunjukkan kategori Tidak Sehat hingga Berbahaya, batasi seluruh aktivitas di luar ruangan.
  • Gunakan Masker Standar Perlindungan Tinggi: Jika terpaksa harus beraktivitas di luar rumah, gunakan masker yang mampu menyaring partikel mikroskopis seperti masker N95, KN95, atau masker respirator khusus. Masker kain biasa atau masker medis standar tidak cukup efektif menyaring partikel halus PM2.5 dari asap karhutla.
  • Ciptakan Ruang Aman di Dalam Rumah: Tutup rapat jendela dan pintu untuk mencegah kabut asap masuk. Jika memungkinkan, gunakan air purifier dengan filter HEPA di ruang tidur atau ruang keluarga untuk menjaga kualitas udara dalam ruangan tetap bersih.
  • Selalu Siapkan Obat Inhaler/Reliever: Pastikan obat-obatan asma, terutama inhaler pelega (reliever, selalu berada dalam jangkauan dan terisi penuh. Jangan pernah bepergian tanpa membawa inhaler saat kondisi asap menyelimuti lingkungan.
  • Tingkatkan Konsumsi Air Putih dan Pola Hidup Bersih: Banyak minum air putih hangat untuk membantu menjaga kelembapan tenggorokan dan mengencerkan lendir di saluran pernapasan. Segera mandi dan ganti pakaian setelah melakukan aktivitas dari luar rumah agar partikel sisa asap tidak terhirup kembali.
  • Kenali Tanda Bahaya dan Segera ke Fasilitas Kesehatan: Waspadai gejala awal serangan yang memburuk, seperti sesak napas yang tidak mereda dengan inhaler, nyeri dada, bibir atau kuku kebiruan, serta kesulitan berbicara. Jika gejala ini muncul, segera datangi posko kesehatan atau IGD terdekat untuk mendapatkan penanganan medis darurat.

Kedisiplinan dalam menerapkan langkah pencegahan dan menjaga pola hidup sehat menjadi kunci utama bagi penderita asma agar tetap aman melewati periode bencana asap karhutla.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....