Kabut Asap Karhutla, Jam Belajar Sekolah Rakyat Diundur

  • 22 Agt 2026 18:46 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Kualitas udara di Kota Palangka Raya yang memburuk akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) berdampak pada aktivitas belajar mengajar di Sekolah Rakyat Palangka Raya di Jalan Tjilik Riwut Km 9 Kecamatan Bukit Batu.

Plt Kepala Dinas Sosial Palangka Raya, Riduan kepada RRI, menyebut untuk menjaga kesehatan dan keselamatan siswa, pihak sekolah membatasi sejumlah aktivitas, khususnya kegiatan yang dilakukan di luar ruangan. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap paparan asap yang dapat mengganggu kesehatan, terutama saluran pernapasan.

Aktivitas siswa yang membutuhkan waktu cukup lama di luar ruangan untuk sementara dikurangi. Kegiatan pembelajaran lebih banyak diarahkan untuk dilakukan di dalam kelas dengan tetap memperhatikan kondisi kualitas udara.

Pihak sekolah juga mengingatkan siswa untuk menggunakan masker ketika beraktivitas, terutama saat harus berada di luar ruangan. Siswa diimbau mengurangi aktivitas di luar kelas apabila kondisi udara semakin memburuk.

Selain itu, pihak Dinas Sosial juga terus berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan terkait tindak lanjut apabila kondisi kualitas udara semakin memprihatinkan.

"Jadi kami menyesuaikan juga seperti sekolah yang ada di bawah naungan Dinas Pendidikan. Proses belajar diundur hingga pukul 8. Saya juga sudah komunikasikan dengan kepala sekolahnya. Jika ada yang terken ISPA, bisa langsung ditangani di fasilitas kesehatan terdekat yakni Puskesmas Tangkiling," ujarnya, Jumat 21 Agustus 2026.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....